Romdloni, Farid Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 3 Kabupaten Ponorogo Romdloni, Farid Nur; Herlindawati, Dwi; Mardiyana, Lisana Oktavisanti
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26766

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 3 Kabupaten Ponorogo. Transformasi kurikulum melalui Kurikulum Merdeka menghadirkan tantangan baru dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya dalam upaya mewujudkan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kendati demikian, implementasi di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen autentik. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen, dengan partisipan terdiri atas guru Ekonomi dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah sesuai dengan standar administratif dan substansi Kurikulum Merdeka. Namun, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi belum optimal akibat keterbatasan dalam pemetaan karakteristik siswa dan variasi strategi instruksional. Asesmen telah dilaksanakan dalam bentuk formatif dan sumatif, meskipun masih dominan pada aspek kognitif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dan konseptual, serta menjadi rujukan bagi penguatan kapasitas pedagogis dan pengambilan kebijakan berbasis konteks lokal.