Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

perancangan ayakan mesin pemecah pelet kapasitas 40Kg/Jam HARTUTIK, Mohammad titis riski; M muslimin ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/0kw4xc31

Abstract

Budidaya ikan lele di Indonesia mengalami peningkatan signifikan akibat tingginya permintaan pasar serta kesadaran masyarakat akan kandungan gizi ikan yang tinggi. Namun, tingginya biaya pakan, yang dapat mencapai 75% dari total biaya produksi, menjadi tantangan utama dalam kegiatan budidaya ini. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah penggunaan mesin pemecah dan pengayak pelet untuk menyesuaikan ukuran pakan dengan tahap pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji prototipe mesin pemecah pelet dengan kapasitas 40 kg/jam, dilengkapi sistem pengayakan tiga ukuran. Metode perancangan meliputi studi literatur, perhitungan teknis, fabrikasi, pengujian, dan validasi oleh ahli. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu menghasilkan pecahan pelet berukuran di bawah 1 mm sebanyak rata-rata 2,14 gram per siklus, mendekati kapasitas target. Mesin pemecah pelet ini memiliki dimensi ayakn dengan panjang 100cm dan lebar 40cm dengan dua mesh yaitu dengan ukuran mesh 1 iyalah 3mm dan mesh 2 dengan ukuran 1mm jadi sama dengan tepung  
Perancangan roller pemecah pelet kapasitas 40kg/jam Muhammad adam airlangga; M muslimin ilham
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ebr31w32

Abstract

Tingginya harga pakan benih ikan lele menjadi permasalahan utama bagi para pembudidaya kecil, khususnya di daerah Kediri, Jawa Timur. Sementara itu, pelet ukuran besar lebih terjangkau namun tidak sesuai untuk kebutuhan benih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin pemecah pelet dengan komponen utama berupa roller pemecah yang mampu mengubah pelet ukuran besar menjadi ukuran kecil yang sesuai kebutuhan benih lele. Hasil perancangan menunjukkan bahwa roller pemecah dengan desain dua silinder beralur dan sistem transmisi gear bekerja secara efektif, menghasilkan pecahan merata, dan berkapasitas 40 kg/jam. Penggunaan material baja pada roller juga terbukti memberikan daya tahan tinggi terhadap keausan. Inovasi ini berpotensi menjadi solusi tepat guna bagi pembudidaya ikan untuk menghemat biaya produksi pakan.