This Author published in this journals
All Journal SENMEA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENGENDALIAN INTERN PEMBAYARAN GAJI PADA PT. BANK JATIM CABANG NGANJUK Tbk Nuramin, M. Dhucha; Astuti, Puji
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan yang timbul dalam sistem akuntansi penggajian karyawan PT. Bank Jatim Cabang Nganjuk terdapat pada pembayaran gaji karyawan baru ataupun karyawan mutasi yang belom terdaftar didaftar gaji di PT. Bank Jatim Cabang Nganjuk. Selain itu juga adanya sistem pengendalian intern belom efektif karena antara kepegawaian dan bagian gaji dilakukan oleh orang yang sama. Fokus penelitian ini adalah (1) Apakah sistem akuntansi penggajian yang diterapkan oleh PT. Bank Jatim Cabang Nganjuk Tbk telah efektif ? (2) Apakah sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh PT. Bank Jatim Cabang Nganjuk Tbk telah efektif ? (3) Apakah Sistem akuntansi penggajian berperan dalam kefektifan sistem pengendalian iteren pada perusahaan PT. Bank Jatim Cabang Nganjuk Tbk? Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dengan mengunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan sistem akuntansi penggajian sudah efektif serta Sistem Akuntansi penggajian berperan dalam kefektifan sistem pengendalian intern. Namun sistem pengendalia intern yang di terapkan kurang efektif. Untuk itu perlu di perbaiki kembali penerapan sistem pengendalian intern. Yang perlu dilakukan perusahaan untuk membantu keefektifan sistem pengendalian intern adalah membuat job discription yang baru tentang bagian akuntansi dan bafian kepegawaian agar tugas dan tanggungjawabnya tidak di bebankan pada bagian Penyelia Umum dan MSDM, Sehingga pengendalian bisa lebih efektif dan dapat meminimalisir timbulnya resiko pengendalian intern atas penggajian.