Irma Noviana
Akademi Kebidanan Medica Bakti Persada, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI REMAJA PUTRI Ira Sanjaya; Ulfa Maqfirah; Irma Noviana
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3jg42m47

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri haid yang dapat menyebabkan aktivitas sehari-hari wanita menjadi terhambat dan performa wanita menurun. Rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dismenorea di setiap negara. Selama ini banyak yang mengatasi nyeri dismenorea dengan menggunakan obat-obatan analgetik yang sebenarnya kurang baik untuk kesehatan jangka panjang. Tingkat nyeri dismenorea sebaiknya dikurangi dengan menggunakan pengobatan tradisional yang minim atau tanpa efek samping. Jus nanas merupakan salah satu cara nonfarmakologis yang mudah dilakukan. Wortel mengandung vitamin E dan efek antiinflamasi pada Beta pineapple dan juga sebagai analgetik yang dapat berpengaruh terhadap nyeri dismenorea pada remaja putri. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memberikan informasi kepada remaja putri tentang pemanfaatan jus nanas untuk mengurangi nyeri dismenorea. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan bimbingan langsung dalam pembuatan jus nanas. Hasil dari kegiatan ini adalah remaja putri dapat mengetahui dan memanfaatkan tanaman tradisional seperti nanas serta dapat mengaplikasikannya secara langsung untuk mengurangi nyeri dismenorea.
EFEKTIVITAS AIR REBUSAN CENGKEH UNTUK MENGURANGIFREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Irma Noviana; Ira Sanjaya; Ulfa Maqfirah
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rmmnfa67

Abstract

Ketidaknyamanan yang paling umum terjadi pada ibu hamil adalah mual dan muntah. Mual pada kehamilan merupakan reaksi tubuh ibu terhadap perubahan yang terjadi akibat kehamilan. Sekitar 75% dari seluruh wanita mengalami mual dan muntah pada awal kehamilan. Di Indonesia, data yang diperoleh dari ibu dengan mual dan muntah berlebihan pada tahun 2020 mencapai 14,8% dari seluruh kehamilan. Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Penelitian ini dilakukan di Klinik Dian Utama Lestari, Kota Subulussalam, Kota Subulussalam pada bulan Januari sampai dengan Februari 2025. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan desain kelompok kontrol. Populasi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama. Jumlah sampel yang tersedia sebanyak 24 sampel yang diambil secara purposive sampling dari populasi tersebut. Hasil analisis bivariat efektivitas air rebusan cengkeh untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah diperoleh nilai p-value (0,000). Dari hasil bivariat p-value < (0,05) dapat disimpulkan bahwa air rebusan cengkeh efektif dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Klinik Dian Utama Lestari Kota Subulussalam tahun 2025. Disarankan kepada ibu hamil trimester I agar memanfaatkan upaya nonfarmakologis untuk menurunkan frekuensi mual muntah seperti rutin mengonsumsi air rebusan cengkeh dan mengurangi penggunaan obat-obatan medis yang dapat menimbulkan efek samping.  
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL YANG ANEMIA Ulfa Mafirah; Irma Noviana; Ira Sanjaya
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qxwfmn14

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan global yang besar karena mempengaruhi hampir setengah dari semua ibu hamil di seluruh dunia yang menerima suplementasi zat besi. Akibat anemia defisiensi besi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan atau terhambatnya pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel otak. Pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, pendarahan sebelum dan sesudah melahirkan bahkan dapat mengakibatkan kematian ibu dan janin. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil anemia yang hasil uji Wilcoxonnya dapat diketahui bahwa dari 30 responden hasil uji wilcoxon ranking diperoleh nilai Signifikan (α) yaitu 000 dimana lebih dari 0,005 hal ini menunjukkan bahwa Ho akan ditolak dan Hi diterima. Terakhir dari uji t sample dapat diketahui bahwa hasil sebelum dan sesudah pemberian semur labu kuning pada responden lebih besar nilainya setelah diberikan semur labu kuning pada ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin. ibu hamil, dan disarankan pemberian semur labu kuning dapat dijadikan acuan bagi ibu hamil anemia.