Dahlia Octavia Tampubolon
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASESPSI HORMONAL JENIS SUNTIK  DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB Dahlia Octavia Tampubolon; Mastaida Tambun
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/etk67842

Abstract

Kontrasepsi hormonal jenis suntik merupakan metode yang banyak digunakan oleh wanita usia subur di Indonesia. Meskipun efektif dalam mencegah kehamilan, metode ini sering menimbulkan efek samping, salah satunya adalah keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal jenis suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Buntung, Kota Batam. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 21–35 tahun, berpendidikan SMA, dan menggunakan KB suntik 3 bulan. Sebanyak 58,5% responden menggunakan KB suntik lebih dari satu tahun dan mayoritas di antaranya mengalami keputihan. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama penggunaan KB suntik dan kejadian keputihan (p = 0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan KB hormonal suntik, terutama dalam jangka panjang, berhubungan erat dengan meningkatnya kejadian keputihan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi menyeluruh tentang efek samping kontrasepsi serta pentingnya pemantauan kesehatan reproduksi pada akseptor KB.