Dhofirul Yahya
Universitas Maarif Hasyim Latif, Sidoarjo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum terhadap Nasabah Akibat Pencurian Data Pribadi Janto Chandra; Fajar Rachmad D. M; Dhofirul Yahya
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 6 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i6.5117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap nasabah bank yang menjadi korban pencurian data pribadi melalui modus skimming dalam konteks hukum perbankan dan perlindungan data pribadi di Indonesia. Menggunakan metode yuridis normatif, penelitian ini mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan yang relevan, termasuk Undang-Undang Perbankan, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat landasan normatif yang cukup komprehensif, implementasi perlindungan hukum masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya harmonisasi regulasi, ketidakseimbangan dalam pembuktian, serta keterbatasan standar pemulihan kerugian bagi korban. Perlindungan hukum terhadap nasabah terdiri dari langkah preventif, seperti penerapan teknologi keamanan, dan langkah represif, seperti pemberian ganti rugi. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi regulasi dan penguatan peran regulator serta lembaga penyelesaian sengketa untuk memastikan perlindungan yang lebih adil dan efektif bagi nasabah dalam menghadapi kejahatan siber.
Ambiguitas Status Hukum Santri sebagai Relawan dalam Pekerjaan Konstruksi Pesantren: Perspektif Perlindungan Anak dan Hukum Ketenagakerjaan Fajar Pradita; Ahmad Heru Romadhon; Dhofirul Yahya
International Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 2 (2026): International Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ijssh.v4i2.2168

Abstract

The involvement of students (santri) in the construction of Islamic boarding schools (pesantren) is often positioned as voluntary or religious service activities. However, in practice, such involvement frequently contains elements of command, task allocation, and occupational risk that resemble an employment relationship. This condition creates ambiguity regarding the legal status of santri and potentially leads to a lack of legal protection, particularly when workplace accidents occur during construction activities. This study aims to analyze the legal status of santri involved in pesantren construction and the implications for legal responsibility related to occupational safety and child protection. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches through the analysis of primary, secondary, and tertiary legal materials. The results indicate that the involvement of santri in construction activities that involve elements of instruction, supervision, and division of labor may indicate the existence of an employment relationship under labor law, thereby creating legal obligations regarding occupational safety and potential liability for pesantren management. This study provides a legal analytical framework for defining the boundary between religious volunteer activities and employment relationships that carry legal responsibilities for pesantren, particularly in the context of child protection and occupational safety in construction activities.