Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Open Door Policy terhadap Penduduk Lokal dan Pengungsi Suriah di Turki Tahun 2019 - 2024 Verena Lintang Larasati; Christian Herman Johan de Fretes; Indra Wisnu Wibisono
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 6 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i6.5816

Abstract

Penelitian mengkaji tentang dinamika sosial terhadap penduduk lokal dan pengungsi Suriah di Turki melalui kebijakan Open Door Policy pada rentang waktu tahun 2019-2024. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Open Door Policy yang membawa dampak pada dinamika sosial masyarakat melalui prinsip kemanusiaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan informasi berupa teori, konsep, dan data-data yang berkaitan dengan pokok bahasan. Melalui analisis berdasarkan pandangan teori multikulturalisme menurut Will Kymlicka, kebijakan ini berusaha menciptakan integrasi melalui konsep kohesi sosial. Hasil penemuan sementara dinamika masayarakat melalui Open Door Policy menghasilkan polarisasi, diskriminasi, dan stigma negatif dalam masyarakat. Penelitian ini menekankan perlunya evaluasi kebijakan yang lebih inklusif untuk mengatasi tantangan integrasi sosial dan keamanan manusia secara efektif.
Kerjasama Indonesia-Australia melalui Operasi Gannet dalam Mengatasi IUU Fishing di Laut Arafuru Ramses Edison Ansek; Indra Wisnu Wibisono; Roberto Oktovianus Cornelis Seba
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1615

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kerjasama Bilateral Indonesia-Australia melalui Operasi Gannet dalam mengatasi IUU Fishing di Laut Arafuru. Laut Arafura merupakan wilayah yang sangat penting bagi Indonesia dan Australia karena memiliki kepentingan ekonomi dan ekologis yang tinggi, yakni serta dikenal sebagai salah satu kawasan perikanan paling produktif di Asia-Pasifik, dengan potensi Maximum Sustainable Yield (MSY) udang penaeid mencapai 14.700-15.000 ton per tahun dan produksi udang trawl hingga ribuan ton sebelum larangan pada 2015. Hal ini menyebabkan laut arafuru menghadapi tantangan besar akibat maraknya praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang menimbulkan kerusakan lingkungan, kerugian finansial, dan meningkatnya ancaman Illegal, Unrepoorted, and Unregulated (IUU) Fishing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif atau studi daftar pustakah (Literatur review) Untuk mengatasi Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing, kedua negara memperkuat hubungan kerja sama baik di tingkat bilateral maupun regional. kerjasama Operasi Gannet merupakan kegiatan patroli bersama yang melibatkan Bakamla RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Australian Border Force (ABF). Penelitian deskriptif ini mengevaluasi keberhasilan Operasi Gannet dalam mengatasi IUU Fishing di Laut Arafura. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Operasi Gannet memberikan kontribusi besar dalam memperketat pengawasan perbatasan, meningkatkan pertukaran data dan informasi, serta mengurangi praktik penangkapan IUU Fishing, yang mana sebelumnya menyebabkan kerugian ekonomi bernilai miliaran dolar bagi kedua negara.
SOLIDARITAS SIPIL DALAM PERANG MODERN: STUDI KASUS PERLAWANAN MASYARAKAT SIPIL UKRAINA DALAM PERANG MELAWAN RUSIA TAHUN 2023-2024 Valetta Sophie Jacob; Indra Wisnu Wibisono; Roberto Octavianus Cornelius Seba
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1605

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran solidaritas sipil dalam membangun perlawanan masyarakat Ukraina terhadap agresi Rusia pada periode 2023-2024 dalam konteks perang modern. Transformasi karakter perang modern yang ditandai dengan taktik hibrida, keterlibatan aktor nonnegara, serta perang informasi menjadikan masyarakat sipil bukan lagi pihak pasif, tetapi aktor strategis dalam arsitektur ketahanan negara. Dengan menggunakan kerangka konstruktivisme, soft power, masyarakat sipil transnasional, dan ketahanan nasional, penelitian ini menjelaskan bagaimana identitas nasional, nilai bersama, serta narasi kolektif membentuk kapasitas mobilisasi rakyat Ukraina selama konflik berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sipil terbentuk melalui proses historis yang panjang, mulai dari penguatan identitas pasca-kemerdekaan, mobilisasi politik pada Revolusi Oranye dan Euromaidan, hingga konsolidasi jaringan sosial setelah invasi 2022. Pada masa eskalasi perang, solidaritas ini termanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti mobilisasi relawan, dukungan logistik pertahanan, kampanye digital, aktivisme diaspora, serta diplomasi publik akar rumput yang memperkuat dukungan internasional. Seluruh dinamika tersebut memperlihatkan bahwa perlawanan Ukraina tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga ditopang oleh kohesi sosial dan inisiatif sipil yang berfungsi sebagai fondasi ketahanan nasional nonmiliter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa solidaritas sipil berperan sebagai mekanisme kunci yang memungkinkan masyarakat Ukraina mempertahankan kedaulatan negara di tengah karakter perang modern yang kompleks dan multidimensional.