Fitria Olbytri
Program Studi Guru Sekolah Dasar, Universitas Sanata Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Buku Peradaban Air Berbasis Project Based Learning untuk Menumbuhkan Karakter Berwawasan Luas Fitria Olbytri; Gregorius Ari Nugrahanta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2567

Abstract

Karakter berwawasan luas merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang memungkinkan peserta didik berpikir kritis, menghargai keberagaman, dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku teks bertema peradaban air berbasis Project-Based Learning (PjBL) untuk menumbuhkan karakter berwawasan luas pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan terhadap 10 guru bersertifikat, validasi ahli oleh 5 dosen lintas disiplin, dan implementasi terbatas pada 56 siswa kelas V (kelompok eksperimen dan kontrol). Produk akhir memuat lima proyek kontekstual filtrasi pasir lambat, pompa air tanpa listrik, sabun cuci tangan cair, irigasi tetes, dan termos homemade yang dirancang untuk mengintegrasikan keterampilan kognitif, afektif, dan sosial. Hasil validasi menunjukkan skor rerata 3,94 (skala 1–4) dengan kategori “sangat baik” tanpa revisi. Analisis independent samples t-test mengindikasikan pengaruh signifikan (p < 0,05) dengan effect size besar (r = 0,873; kontribusi 80,6%), sedangkan analisis N-gain menunjukkan efektivitas tinggi (84,63%) pada kelompok eksperimen, lebih tinggi dibanding kontrol (39,46%). Temuan ini menegaskan bahwa buku teks peradaban air berbasis PjBL efektif dalam mengembangkan karakter berwawasan luas secara holistik melalui integrasi pengetahuan historis, keterampilan abad ke-21, dan pembelajaran kontekstual.