Kajian in di fokuskan untuk menelaah QS. An-Nisā’ ayat 9 dalam kaitannya dengan pembentukan generasi Qur’ani yang berkarakter dan berintegritas, khususnya di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis dengan teori hermeneutika Gadamer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah dzurriyyah dhu‘afā’ tidak hanya dimaknai dengan kelemahan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada potensi kelemahan akidah, ibadah, dan akhlak. Ayat ini memiliki keterkaitan erat dengan wasiat Luqman (QS. Luqman: 13), kekhawatiran Nabi Ya‘qub (QS. Al-Baqarah: 133), serta doa Nabi Ibrahim (QS. Ibrahim: 40). Kesemuanya menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan iman dan moral antargenerasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa keluarga, sekolah, dan literasi digital merupakan tiga strategi utama yang dapat dijadikan landasan operasional untuk membangun generasi yang berintegritas dan berkarakter qur’ani. Temuan ini didasarkan atas kajian teks QS. An-Nisā’ ayat 9,yang tidak hanya berfungsi sebagai pedoman normatif, tetapi juga sebagai kerangka praktis untuk mencegah terjadinya degradasi generasi, sekaligus mencetak generasi yang kuat secara spiritual, moral, dan sosial. Kata Kunci : Generasi Qur’ani, Karakter, Literasi Digital ABSTRACT This study is focused on examining QS. An-Nisā’ verse 9 in relation to the formation of a Qur’anic generation with strong character and integrity, particularly in the digital era. The approach used is library research and analysis through Gadamer’s hermeneutic theory. The findings indicate that the term dzurriyyah dhu‘afā’ is not only interpreted as physical and economic weakness, but also as potential weaknesses in faith, worship, and morality. This verse is closely related to Luqman’s advice (QS. Luqman: 13), the concern of Prophet Ya‘qub (QS. Al-Baqarah: 133), and the prayer of Prophet Ibrahim (QS. Ibrahim: 40). Altogether, these emphasize the importance of safeguarding the continuity of faith and morality across generations. The research findings affirm that family, school, and digital literacy are the three main strategies that can serve as operational foundations to build a generation of integrity and Qur’anic character. These findings are based on the textual study of QS. An-Nisā’ verse 9, which functions not only as a normative guideline but also as a practical framework to prevent generational degradation while nurturing a generation that is spiritually, morally, and socially resilient. Keywords : Qur’anic Genertion, Character, Digital Literacy