Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karawang Menuju Kabupaten Sehat : Pendekatan Spasial dalam Penanggulangan Penyakit Menular Arini Ratnasari, S.Stat.
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Karawang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri di Jawa Barat, menghadapi tantangan serius dalam pengendalian penyakit menular di tengah meningkatnya kepadatan penduduk dan urbanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola spasial persebaran penyakit menular menggunakan metode K-Means Clustering berbasis data kesehatan masyarakat dari 30 kecamatan di Kabupaten Karawang pada Tahun 2024. Variabel yang digunakan meliputi jumlah kasus Tuberkulosis (TBC), Pneumonia, HIV, Diare, Kusta, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Filariasis. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya dua klaster utama. Klaster 0 meliputi enam kecamatan (Cikampek, Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Rengasdengklok, dan Telukjambe Timur) yang dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat risiko tinggi karena memiliki kepadatan penduduk tinggi, aktivitas industri intensif, serta mobilitas masyarakat yang besar. Sementara itu, Klaster 1 mencakup 24 kecamatan lainnya yang tergolong wilayah risiko rendah hingga sedang, dengan karakteristik perdesaan dan tingkat kejadian penyakit menular yang relatif lebih rendah. Hasil ini menunjukkan adanya keterkaitan yang kuat antara kondisi spasial, kepadatan penduduk, dan aktivitas ekonomi terhadap penyebaran penyakit menular. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan intervensi kesehatan berbasis wilayah menuju terwujudnya Karawang sebagai Kabupaten Sehat.