Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Tanaman Apu-Apu (Pistia stratiotes L.) pada Media yang Diberi Paparan Logam Timbal (Pb) Vera Oktavia Subardja; Fanny Maharani Putri; Bastaman Syah
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air oleh logam berat menyebabkan kualitas air menurun dan mengancam kelangsungan hidup organisme karena dapat menimbulkan efek toksik. Memanfaatkan agen hayati seperti Azotobacter sp. dan Pseudomonas sp. dapat digunakan sebagai cara alternatif untuk menanggulangi pencemaran air dan mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi pupuk hayati yang tepat terhadap pertumbuhan tanaman apu-apu (Pistia stratiotes L.) pada media tanam yang terkontaminasi logam berat. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Universitas Singaperbangsa Karawang, Jalan HS. Ronggo Waluyo, Telukjambe Timur, Karawang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit percobaan terdiri dari: A (kontrol tanpa Pb dan tanpa pupuk hayati), B (10 ppm Pb (50 ml Pseudomonas sp. + 25 ml Azotobacter sp.)), C (10 ppm Pb (50 ml Pseudomonas sp.)), D (10 ppm Pb (25 ml Azotobacter sp.)), E (10 ppm Pb tanpa pupuk hayati), F (20 ppm Pb (75 ml Pseudomonas sp. + 50 ml Azotobacter sp.)), G (20 ppm Pb (75 ml Pseudomonas sp. + 50 ml Azotobacter sp.)), H (20 ppm Pb (50 ml Azotobacter sp.)), I (20 ppm Pb tanpa pupuk hayati). Hasil percobaan dianalisis dengan uji F, apabila berpengaruh nyata maka diuji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B (10 ppm Pb (50 ml Pseudomonas sp. + 25 ml Azotobacter sp.)) berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan ini memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (17,523 cm), jumlah daun (38,443 helai), panjang akar (32,256 cm).