Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan tafsir Al-Qur'an seputar astronomi di Indonesia satu dekade terakhir. Penelitian dilakukan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang terbit pada periode 2015–2025. Menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dengan kata kunci “Al-Qur’an dan Astronomi”, artikel-artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, yaitu fokus pada tafsir 'ilmi atau interpretasi ayat-ayat kauniyah terkait fenomena astronomi dengan analisis mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema utama didominasi oleh kosmologi umum (56,7%), orbit matahari-bulan, bintang, gerhana, rotasi-revolusi bumi, serta aplikasi praktis seperti hisab-rukyah dan penentuan waktu ibadah. Metodologi yang dominan adalah pendekatan kualitatif berbasis library research dengan corak tafsir 'ilmi, mauḍu'i, dan muqāran, yang semakin berkembang dari deskriptif-teologis menjadi interdisipliner. Kontribusi unik kajian Indonesia terletak pada konteks lokal seperti respons terhadap kontroversi flat earth, integrasi dengan fiqh Muhammadiyah, dan penolakan pseudosains. Penelitian ini menyimpulkan bahwa studi tafsir astronomi di Indonesia menunjukkan tren positif dengan peningkatan publikasi, namun masih memerlukan penguatan metode empiris dan interdisipliner untuk menghadapi kemajuan astronomi kontemporer. Temuan ini menjadi dasar bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis bukti ilmiah dan dialog agama-sains di Indonesia.