Zakiyatul Abidah
Universitas Sunan Drajat Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Asman Wija Pendampingan Kelompok Asman Wijaya Kusuma PKK dalam Pengolahan Lidah Buaya sebagai Cemilan Tradisional untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Kranji Paciran Lamongan Erly Juliyani; Zakiyatul Abidah
Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/semarjpkm.v1i2.3

Abstract

Pendampingan yang diberikan kepada kelompok PKK Asman Wijaya Kusuma dalam mengolah lidah buaya menjadi camilan tradisional merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan anggota kelompok PKK dalam mengolah lidah buaya menjadi camilan tradisional seperti dawet, memperdalam pemahaman mereka tentang manajemen produksi dan pemasaran, serta mendorong ketahanan ekonomi rumah tangga yang mandiri. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan tatap muka, pelatihan praktis dalam produksi, dan bimbingan berkelanjutan mengenai strategi pemasaran dan manajemen usaha mikro. Pelaksanaan dilakukan melalui serangkaian tahap, mulai dari sosialisasi program, pelatihan teknis dalam pengolahan bahan baku, bantuan proses produksi, hingga penilaian hasil kegiatan usaha. Hasil kegiatan ini menunjukkan kemajuan dalam keterampilan teknis anggota kelompok dalam pengolahan lidah buaya, munculnya inovasi dalam pengembangan produk, dan peningkatan pendapatan keluarga melalui penjualan camilan tersebut. Selain itu, bantuan ini juga memperkuat solidaritas di antara anggota kelompok dan meningkatkan antusiasme mereka untuk memasuki dunia kewirausahaan. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pemberdayaan berbasis keterampilan produksi lokal dapat menjadi pendekatan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di tingkat desa.