Pedomanta Keliat
Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Interactive Digital Media on Cognitive Understanding in Physical Education Pedomanta Keliat; Satria Agus Situmorang; Roy Heber Purba; Samsul Bahari Simanullang; Setiawan Putra Zega; Satrio Gunawan Sagala
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 01 (2025): March Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i01.10

Abstract

Objectives: Physical education has traditionally relied on conventional teaching methods, but the integration of interactive digital media presents new opportunities to enhance cognitive understanding. The evolution of digital technologies has significantly influenced educational practices, particularly in motor skill acquisition and cognitive development in physical education settings. This study aims to investigate how interactive digital media influences cognitive understanding among elementary school students in physical education, specifically examining improvements in motor skill comprehension, spatial reasoning, and movement pattern recognition. Methods: A quasi-experimental design was employed with 40 elementary school students (20 male, 20 female) from schools in Medan City, North Sumatra, Indonesia. Participants were randomly assigned to experimental and control groups. The experimental group received physical education instruction using interactive digital media, while the control group received traditional instruction. Cognitive understanding was measured through pre- and post-tests, observation checklists, and performance assessments. Results: The experimental group showed significant improvements in cognitive understanding compared to the control group (p < 0.05). Students demonstrated enhanced comprehension of movement patterns, improved spatial reasoning skills, and better retention of motor learning concepts when exposed to interactive digital media. Conclusion: Interactive digital media significantly enhances cognitive understanding in physical education among elementary students. The technology facilitates clearer visualization of movement patterns, improves student engagement, and supports more effective learning outcomes in physical education contexts.
Partisipasi Kepanitiaan Sosialisasi Olahraga Masyarakat Fortina Kota Medan 2024 Pedomanta Keliat; Cristeven Tono Cristeven Tono Situmorang; Fans Darno Prianto Osra Zalukhu; Risky Cristyan Ginting; Dedi Torman Gea; Penata Manik
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.21

Abstract

Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas partisipasi kepanitiaan dalam kegiatan sosialisasi olahraga masyarakat Fortina Kota Medan tahun 2024, serta mengukur dampaknya terhadap peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari 50 responden yang terdiri dari anggota panitia, peserta sosialisasi, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan di beberapa kelurahan di Kota Medan selama periode Maret-November 2024. Results: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi kepanitiaan yang terstruktur berhasil meningkatkan efektivitas sosialisasi olahraga dengan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 85%. Terdapat peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga dari 45% menjadi 78%, serta peningkatan partisipasi aktif dalam kegiatan olahraga rutin sebesar 60%. Conclusion: Partisipasi kepanitiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap aktivitas olahraga. Model sosialisasi yang dikembangkan dapat direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian kondisi lokal.