p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI KOMPONEN GOLONGAN  SENYAWA KIMIA DAN FRAKSI DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU MANIS Nindi Waang; I Gusti Made Ngurah Budiana
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/q7x6ve10

Abstract

A research has been conducted on the identification of chemical compound components and sunscreen activity test of fractions from ethanol extract of cinnamon (Cinnamomum burmanii).  This study aims to test the sunscreen activity of each fraction. Identification of secondary metabolite compounds was carried out by phytochemical test method, while the sunscreen activity test used visible ultra violet spectroscopy method. The results showed that the ethanol extract content of cinnamon bark was 25.6%. The ethanol extract is blackish red while the n-Hexan fraction is maroon red, the ethyl acetate fraction is light orange and the distilled water fraction is mustard yellow. The results of sunscreen activity testing showed the SPF values of the n-Hexan fraction, ethyl acetate fraction and distilled water fraction were 33.17, 36.20, 25.45, respectively. In accordance with FDA standards, each fraction is categorized as all including ultra protection.
ISOLASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK PETROLIUM ETER DAUN MALAPARI I Gusti Made Ngurah Budiana; Tuti Isnawati
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/fd14sk07

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang isolasi senyawa metabolit sekunder ekstrak petrolium eter daun malapari (Pongamia pinata). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa  metabolit   sekunder   ekstrak petrolium eter daun malapari (Pongamia pinata). Penelitian ini dimulai dengan preparasi sampel dan ekstraksi dilakukan dengan teknik maserasi menggunakan pelarut petrolium eter. Identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder menggunakan uji fitokimia. Isolasi senyawa  metabolit  sekunder    dilakukan  dengan  metode  Kromatografi  Lapis  Tipis (KLT)   dan   Kromatodrafi   Lapis   Tipis   Preparatif   (KLTP)   dilanjutkan   uji fitokimia terhadap setiap isolate yang dihasilkan. Hasil uji fitokimia menujukan positif pada uji terpenoid dan alkaloid. Hasil analisis UV-VIS, diduga adanya senyawa triterpenoid dan senyawa alkaloid.
IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL TERIPANG HITAM (Holothuria edulis) ASAL PERAIRAN PANTAI SEMAU DENGAN METODE DPPH Alberto Loin; I Gusti Made Ngurah Budiana
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/27q2xx68

Abstract

Penelitian tentang identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder dan uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) asal perairan pantai semau dengan metode DPPH telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi metabolit sekunder dari ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) dan menguji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi). Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut metanol, yang selanjutnya pelarutnya diuapkan menggunakan evaporator. Uji metabolit sekunder menunjukkan bahwa ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, triterpenoid, flavonoid dan saponin. Hasil pengujian aktivitas aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) memiliki nilai IC50 sebesar 60 ppm, dibandingkan dengan standar zuhra menunjuhkan bahwa aktivitas antioksidan asal perairan pantai Semau dikategorikan kuat.
Identifikasi Komponen Senyawa Kimia, Uji Bioaktivitas Dan Tabir Surya Ekstrak N-Heksan Daun Pegagan (Centella Asiatica L) Afryani R. Awang; I Gusti Made Ngurah Budiana; Jasman
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/bzjxgp98

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas dan aktivitas tabir surya ekstrak n-heksan daun pegagan (Centella asiatica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak daun pegagan, menguji bioaktivitas ekstrak daun pegagan terhadap artemia salina leach dan menguji aktivitas tabir surya. Ekstraksi dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut ekstrak n-heksan, kemudian dilakukan evaporasi untuk memperoleh ekstrak bebas pelarut. Ekstrak bebas pelarut yang diperoleh digunakan untuk identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas yang dilihat dari nilai LC50 dan aktivitas tabir surya yang dapat dilihat dari Nilai Sun Protection Faktor (SPF). Nilai LC50 ditentukkan dengan melihat persentase kematian larva artemia salina leach, sedangkan nilai SPF ditentukan dengan mengukur absorbansi ekstrak dalam beberapa variasi konsentrasi menggunakan spektroskopi UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan  daun pegagan (Centella asiatica l.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder golongan flavanoid, tanin, dan saponin. Dan untuk nilai LC50 yang didapat sebesar 8,693<1000 ppm. Maka dapat dikatakan bahwa ekstrak daun pegagan bersifat sangat toksik. Sedangkan hasil uji aktivitas tabir surya diperoleh nilai SPF tertinggi pada konsentrasi 50 ppm yaitu sebesar 9,248 (proteksi maksimal). Sedangkan pada konsentrasi 40 ppm sebesar 8,623 (proteksi ekstra), 30 ppm sebesar 5,033 (proteksi sedang ), 20 ppm sebesar 4,478 (proteksi minimal), dan 10 ppm sebesar 4,457 (proteksi minimal).