Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Sayangnya, banyak kasus keterlambatan perkembangan tidak terdeteksi sejak dini karena keterbatasan pengetahuan orang tua dan belum optimalnya penggunaan alat skrining di tingkat pelayanan dasar seperti Posyandu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi dini tumbuh kembang balita menggunakan instrumen Denver Developmental Screening Test (DDST) dan meningkatkan kapasitas kader serta kesadaran orang tua di Kelurahan Sukorame. Program dilaksanakan pada bulan April 2025 di lima Posyandu, dengan total peserta sebanyak 50 balita. Metode kegiatan meliputi edukasi, pelatihan kader, dan skrining langsung menggunakan DDST oleh tim pengabdian bersama kader Posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita berada dalam kategori perkembangan normal, meskipun ditemukan sejumlah balita yang berada pada kategori meragukan dan tertunda. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman kader dan orang tua mengenai pentingnya pemantauan perkembangan secara berkala. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan skrining tumbuh kembang berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk deteksi dini gangguan perkembangan anak. Hasil kegiatan ini penting sebagai dasar pengembangan program pemantauan tumbuh kembang secara berkelanjutan di wilayah kerja Posyandu.