Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN FINTECH SYARIAH DALAM MENDUKUNG AKSES PEMBIAYAAN UMKM DI INDONESIA Rivangga Nur Ardiansyah; Achmad Budi Susetyo
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2025): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v8i2.814

Abstract

ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, UMKM masih menghadapi kendala signifikan dalam hal akses pembiayaan formal dari lembaga keuangan konvensional, terutama karena keterbatasan agunan, riwayat kredit, dan proses birokrasi yang kompleks. Dalam konteks ini, financial technology (fintech) syariah hadir sebagai alternatif solusi pembiayaan yang inklusif dan sesuai prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fintech syariah dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa fintech syariah mampu menjembatani kesenjangan pembiayaan melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel, transparan, serta tanpa riba dan gharar. Selain itu, kemudahan akses digital dan penggunaan teknologi memungkinkan UMKM yang tidak terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional untuk memperoleh pendanaan. Dengan demikian, fintech syariah berpotensi besar dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, literasi keuangan syariah, serta kolaborasi antara pelaku fintech dan pemerintah untuk mendukung peran strategis fintech syariah secara berkelanjutan. ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy, both in terms of employment absorption and contribution to Gross Domestic Product (GDP). However, MSMEs still face significant obstacles in accessing formal financing from conventional financial institutions, mainly due to limitations in collateral, credit history, and complex bureaucratic processes. In this context, Islamic financial technology (sharia fintech) emerges as an alternative financing solution that is inclusive and compliant with Islamic principles. This study aims to analyze the role of sharia fintech in expanding financing access for MSMEs in Indonesia. Using a descriptive-qualitative approach and literature review, this study finds that sharia fintech is capable of bridging the financing gap through more flexible, transparent schemes that avoid riba (interest) and gharar (uncertainty). Moreover, the ease of digital access and the use of technology enable MSMEs that are underserved by conventional financial institutions to obtain funding. Thus, sharia fintech has significant potential to support MSME growth while strengthening the Islamic economic ecosystem in Indonesia. This study recommends strengthening regulation, improving Islamic financial literacy, and encouraging collaboration between fintech actors and the government to sustainably support the strategic role of sharia fintech.
Pengaruh Tingkat Kurs Dolar, Inflasi, dan Suku Bunga terhadap Indeks Harga Emas dengan Pendekatan Error Correction Model (ECM) Umi Khozinatul Khoiriyah; Maftukhatul Faziani; Anggi Nufita Sari; Nur Muammalatul Fauzah; Achmad Budi Susetyo
Al-Muhasabah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 2 (2025): August
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kurs dolar, inflasi, dan suku bunga terhadap harga emas di Indonesia periode 2020-2024. Menggunakan Error Correction Model (ECM), penelitian ini menemukan bahwa dalam jangka panjang, kurs dolar dan inflasi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap harga emas, sementara suku bunga tidak signifikan. Dalam jangka pendek, tidak ada variabel independen yang signifikan mempengaruhi harga emas. Hasil uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antar variabel. Koefisien error correction term (ECT) signifikan, mengindikasikan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa kurs dolar dan inflasi berperan penting dalam menentukan harga emas di Indonesia.
Prediksi Harga Cryptocurrency (Bitcoin) Menggunakan Model ARIMA Mega Dewi Sri Utami; Revalina Aurelia Oktanti; Muhammad Rifki; Achmad Budi Susetyo
Al-Muhasabah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 2 (2025): August
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bitcoin, a leading cryptocurrency, exhibits high volatility influenced by global regulations, impacting financial stability in developing nations like Indonesia, where it is recognized as a commodity by BAPPEBTI rather than legal tender. This study aims to predict Bitcoin prices using the ARIMA model on monthly historical data from January 2023 to December 2024, addressing gaps in simple, accurate forecasting for novice investors. Quantitative time series analysis involved Augmented Dickey-Fuller (ADF) stationarity tests (non-stationary at level, stationary after first differencing), ARIMA parameter identification via ACF/PACF, model stability (inverse roots within unit circle), and residual diagnostics (Ljung-Box confirming white noise). Results show a gradual upward price trend for 2025 with wide confidence intervals reflecting inherent volatility, validating ARIMA's effectiveness for short-term predictions using EViews 12.  
Pemodelan ARDL pada Konsumsi Energi, Pertumbuhan Ekonomi terhadap Emisi CO2 di Indonesia Lusianah Dhewi Findartika; Nanda Alfreda Putri; Ubait Syauqi; Achmad Budi Susetyo
Al-Musthalah: Jurnal Riset dan Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): August (In Press)
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi terhadap emisi CO₂ di Indonesia dalam jangka pendek dan panjang menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan adalah data deret waktu sekunder periode 1991-2021. Hasil uji stasioneritas menunjukkan bahwa variabel konsumsi energi dan emisi CO₂ stasioner pada tingkat diferensiasi pertama I(1), sedangkan pertumbuhan ekonomi stasioner pada tingkat I(0). Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa konsumsi energi dan pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap emisi CO₂. Sementara itu, dalam jangka pendek, konsumsi energi menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan pada lag 1 dan lag 3, sedangkan pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh dinamis dengan arah yang berubah-ubah tergantung pada periode waktu.
Analisis Tantangan Pelaksanaan Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak: Optimalisasi Sinergi Zakat dan Pajak di Indonesia Siti Zubaidah; Roisatun Kasanah; Fitria Idham Chalid; Nurhisna; Anik Sunariyah; Enni Endriyati; Achmad Budi Susetyo
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.8750

Abstract

Law Number 36 of 2008 concerning Income Tax and also Law Number 23 of 2011 concerning Zakat Management which states that zakat can be a deduction from Taxable Income (PKP). However, in terms of implementation, it has not been optimal. The purpose of this study is to analyze the challenges in the implementation of zakat as a deduction from PKP and the optimization of the synergy of zakat and tax in Indonesia. This study uses a qualitative descriptive research approach with the library research method. The results of this study state that the challenges that make it less than optimal include low public understanding, minimal information obtained and not all people pay zakat at BAZ or LAZ due to lack of trust in the institution. Therefore, optimization of the synergy of zakat and tax must be carried out by conducting socialization to both the Directorate General of Taxes and also BAZ or LAZ, increasing the credibility of BAZ and LAZ, and exploring the potential of zakat with a direct tax deduction policy (tax credit). This study provides implications for each stakeholder to synergize in socializing zakat as a deduction from PKP.