Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Program Bantuan Sosial Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Kasus Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa/ Blt – Dd Di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang) Riska Ayu Fitriyasari; Luthfi Ibnu Tsani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.8765

Abstract

Arah kebijakan pembangunan nasional bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang menjunjung tinggi keadilan sosial, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan kualitas hidup yang layak. Kesuksesan pembangunan tersebut dapat diukur melalui peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan, dengan penekanan khusus pada distribusi kesejahteraan yang adil di daerah pedesaan. Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan bentuk intervensi kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk memberikan dukungan langsung kepada komunitas pedesaan yang terdampak kondisi sosial atau ekonomi tertentu, termasuk di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program BLT-DD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Banyubiru. Pendekatan kuantitatif digunakan, melibatkan sampel 81 penerima BLT-DD dari periode 2020–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana untuk menentukan sejauh mana variabel independen mempengaruhi variabel dependen. Temuan menunjukkan bahwa selama lima tahun terakhir, implementasi program BLT-DD telah memberikan kontribusi yang signifikan dan positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Program ini terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan dasar penduduk dan meningkatkan kualitas hidup di daerah pedesaan. Namun, tantangan spesifik tetap ada, termasuk kurangnya dukungan ekonomi yang berkelanjutan dan bimbingan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pemerintah desa tidak hanya fokus pada pemberian bantuan konsumtif tetapi juga memprioritaskan program pemberdayaan. Pendekatan ini akan memastikan bahwa program tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek tetapi juga mendorong kemandirian jangka panjang dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Jumlah Penduduk, dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi DKI Jakarta tahun 2014-2023 Kirana Pramesti Rachmadiya; Luthfi Ibnu Tsani
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.9176

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Human Development Index (HDI), population, and government consumption expenditure on Gross Regional Domestic Product (GRDP) in the DKI Jakarta Province during the 2014-2023 period. Using a quantitative approach, panel data regression method, and fixed-effects model, the results show that these three independent variables simultaneously and partially have a positive and significant effect on GRDP. An increase in the HDI reflects improvements in the quality of human resources, which drives economic productivity. Population contributes to growth through employment and domestic consumption, while government consumption expenditure acts as a fiscal stimulus to increase aggregate demand. These findings are supported by endogenous growth theory, human capital theory, and the Keynesian approach, which emphasizes the importance of human capital and the active role of government in economic growth. The results of this study recommend that local governments strategically manage human development, population dynamics, and public spending policies to promote inclusive and sustainable economic growth.