Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi edukatif guru dan peserta didik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI SMA Negeri 1 Junjung Sirih. Penelitian ini di dasarkan pada teori Konstruktivisme yang dipopulerkan oleh Jean Piaget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post de facto. Populasi pada penelitian ini berjumlah 50 orang peserta didik dan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang peserta didik yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket dan uji analisis deskriptif. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data yang meliputi penghitungan rata-rata (mean), nilai tengah (median) , dan modus. Selain itu, dilakukan uji normalitas untuk mengetahui distribusi data menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,218 yang lebih besar dari batas 0,05 sehingga distribusi nilai residual berdistribusi normal. Selain itu dilakukan uji linearitas menggunakan deviation from linearity dengan perolehan hasil nilai signifikansi sebesar 0,491 menunjukkan bahwa tidak ada bukti cukup untuk menolak asumsi linearitas. Setelah itu dilaksanakan uji hipotesis T Parsial. Hipotesis penelitian diterima karena perolehan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh interaksi edukatif guru terhadap kemampuan berpikir siswa dalam kurikulum merdeka di SMAN 1 Junjung Sirih.