Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya minat Generasi Z terhadap wisata sejarah, termasuk kunjungan ke objek wisata Lobang Jepang di Bukittinggi yang memiliki nilai historis penting terkait masa penjajahan Jepang. Objek wisata LobangĀ JepangĀ ini menarik Gen Z memaknai pengalaman wisata sejarah tersebut untuk rekreasi dan kebutuhan visual, atau juga melibatkan motivasi edukatif dan emosional yang berkaitan dengan pemahaman sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif kunjungan Generasi Z ke Lobang Jepang dengan mempertimbangkan aspek edukasi, emosi, rekreasi, estetika visual, serta dorongan sosial-digital. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus untuk menggali fenomena motivasi wisatawan Gen Z secara mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung untuk mengamati motif Gen Z secara spontan saat mengunjungi Lobang Jepang , dan wawancara mendalam dengan panduan pertanyaan terbuka agar informan bebas menceritakan pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Gen Z bersifat beraneka ragam. Di satu sisi, mereka terdorong untuk memahami sejarah kelam yang berkaitan dengan kerja paksa pada masa pendudukan Jepang, sehingga kunjungan menjadi sarana refleksi dan pembelajaran. Di sisi lain, motivasi rekreasi seperti menikmati pemandangan, refreshing, dan kebutuhan dokumentasi visual juga menjadi faktor penting. Dengan demikian, Lobang Jepang berfungsi sebagai destinasi yang menggabungkan nilai edukatif, emosional, dan rekreatif bagi Generasi Z.