Edwin Rifanindio
Sekolah Tinggi Desain Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Ulang Ruang Rawat Inap Non-Infeksius Rumah Sakit Hewan Cikole Dengan Pendekatan Desain Biofilia Wayne Julius; Edwin Rifanindio
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.18

Abstract

Di rumah sakit hewan Cikole, kondisi ruang rawat inap non-infeksius masih belum memenuhi standar baik secara visual (dinding retak, terkelupas, warna kusam, dan kotor) dan fungsional (kandang hewan berhadapan satu sama lain). Kondisi ini dapat menyebabkan hewan resah dan stres sehingga dapat menyebabkan keributan dan mengganggu kenyamanan pengunjung maupun dokter hewan. Perancangan ulang ruang rawat inap non-infeksius dengan menggunakan konsep desain biofilia bertujuan untuk mengurangi stres pada hewan karena menghadirkan unsur-unsur alam ke dalam ruangan yang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan. Metode penelitian dimulai dari tahap pengumpulan data, analisa data, mengangkat masalah, rencana pemecahan masalah berupa program dan konsep hingga hasil akhir desain. Aplikasi desain biofilia dilakukan dengan beberapa cara yaitu penggunaan kaca untuk menghadirkan suasana alam, pola bentuk pada permukaan dinding dan lantai yang mengacu pada bentuk daun dan pegunungan, penerapan warna alami kayu dan hijau daun pada pola dinding dan lantai serta penempatan kandang menghadap dinding, dapat mengurangi rasa stres dan meningkatkan kenyamanan manusia dan hewan.
Penerapan Cerobong Ventilasi pada Desain Rumah Tinggal dengan Fenomena Stack Effect Edwin Rifanindio
Waca Cipta Ruang Vol. 12 No. 1 (2026): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v12i1.18266

Abstract

The main problem in small houses located in dense urban areas is the lack of natural sunlight and poor air circulation caused by building density and limited openings, which reduces occupants’ thermal comfort. This study examines the combination of a ventilation chimney and cross ventilation as a passive strategy to improve indoor air quality and natural lighting in a single-story house. The research uses a qualitative-descriptive approach through the study of stack effect theory, natural convection, passive ventilation, and design analysis based on a case study of a residential house located at Jalan Caladi No. 52, Sadang Serang Subdistrict, Coblong District, Bandung City. A 7.70- meter-high ventilation chimney was designed  to utilize   the temperature difference  between indoor and outdoor air   in order to generate buoyancy-driven airflow (stack effect). This system is combined with cross ventilation through a corridor inside the building. Natural air movement ranging from 0.2-1.0 m/s can improve occupants’ thermal comfort and help reduce heat accumulation inside the space. The application of the ventilation chimney and cross ventilation in this design is theoretically capable of increasing natural air exchange and accelerating the release of hot air through the vertical shaft. The ventilation chimney also functions as a light well that helps distribute natural lighting into the surrounding spaces. The results of the study indicate that the combination of this passive ventilation strategies has the potential to improve air circulation quality, thermal comfort, and natural lighting in houses located in dense urban environments.