Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Umur Terhadap Produksi Edible Offal Sapi Bali: The Effect of Age on the Production of Balinese Cattle Offal Edible Riswan Riswan; Harapin Hafid; Restu Libriani; Asma Bio Kimestri
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 4 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i4.76

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur terhadap produksi edible offal sapi bali. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dan penimbangan secara langsung kepada objek yang diamati. Penelitian ini menggunakan 48 ekor yang terdiri dari 24 ekor sapi bali Jantan dan 24 ekor sapi bali betina yang dipotong di Rumah Potong Hewan Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi edible offal sapi bali, Bobot edible offal sapi bali tertinggi pada umur >3 tahun (P3). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa umur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi edible offal sapi bali. Saran agar dapat dilakukan penelitian pengaruh umur dan jenis kelamin terhadap produksi karkas dan non karkas sapi bali di RPH Kendari.
Analisis Frekuensi Gen Sifat Kualitatif Ayam Kampung di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara : Gene Frequency Analysis of Qualitative Traits of Kampung Chicken in Lembo District, North Konawe Regency Rusli Badaruddin; La Ode Nafiu; Muh. Akramullah; Wisna Wisna; Asma Bio Kimestri; Meygi Caesarika Putri Ilahude
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 3 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i3.327

Abstract

Ayam kampung merupakan salah satu contoh sumber daya genetik lokal di Indonesia, yang memiliki keunggulan antara lain lebih mudah dipelihara dan lebih tahan terhadap penyakit, dapat memanfaatkan limbah dapur serta dagingnya yang gurih jika dibandingkan dengan ayam dari luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi gen sifat-sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam kampung dengan kisaran umur 6 - 2 tahun sebanyak 300 ekor yang terdiri dari 150 ekor jantan dan 150 ekor betina. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah frekuensi gen sifat kualitatif meliputi warna bulu, pola bulu, corak bulu, kerlip bulu, warna shank dan bentuk jengger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi gen untuk warna bulu ayam kampung adalah 0,94 dan putih polos adalah 0,056. Frekuensi gen untuk pola warna bulu columbian adalah 0,44, pola warna bulu liar 0,55 dan 0,11 untuk pola warna bulu hitam. Frekuensi gen untuk pola warna bulu polos adalah 0,23 dan frekuensi untuk pola warna bulu lurik adalah 0,77. Frekuensi gen untuk kerlipan bulu emas dan perak masing-masing adalah 0,69 dan 0,31. Frekuensi gen untuk warna betis kuning/putih adalah 0,57 dan warna betis hitam/abu-abu adalah 0,43. Frekuensi gen untuk jengger tunggal adalah 0,63, jengger kacang adalah 0,17 dan jengger ros adalah 0,21.