Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Branding Digital Pada Institusi Pendidikan Tinggi Baru: Studi Kasus Politeknik AMA Faisal Sa'ban; Indrawan
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/fp3vex66

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah mendorong lembaga pendidikan tinggi untuk menggunakan strategi branding adaptif dengan memanfaatkan media digital. Bagi institusi pendidikan tinggi atau institusi pendidikan tinggi yang baru berdiri, branding digital merupakan alat strategis untuk membangun identitas institusional, meningkatkan visibilitas, dan membangun kepercayaan publik. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding digital yang diterapkan oleh Politeknik AMA, sebuah lembaga pendidikan tinggi profesional yang baru berdiri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data termasuk pemantauan digital media sosial dan situs web resmi lembaga, wawancara mendalam dengan manajer branding digital, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas, reduksi data, visualisasi data, dan peringkasan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding digital Politeknik AMA masih dalam tahap awal pengembangan. Facebook merupakan platform yang paling aktif dan efektif untuk menjangkau audiens, terutama melalui konten video pendek. Konten branding didominasi oleh dokumen aktivitas institusional, sementara perencanaan konten masih bersifat situasional dan tidak standar. Keterbatasan sumber daya manusia merupakan kendala utama dalam branding digital yang efektif dan telah menyebabkan penyalahgunaan platform dan situs web digital lain sebagai media branding eksternal. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa pengembangan branding digital di institusi pendidikan tinggi baru memerlukan strategi yang terencana, penguatan sumber daya manusia, dan optimalisasi penggunaan media digital secara berkelanjutan.