Dwi Harmono Rully Irawan Widarto Sutrisno
Prodi Teknik Sipil, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS GELAGAR PRESTRESS PADA PERENCANAAN JEMBATAN AKSES PULAU BALANG I MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP 2000 v.14 Dwi Harmono Rully Irawan Widarto Sutrisno
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan sebagai salah satu prasarana perhubungan pada hakekatnya merupakan unsur penting dalam usaha pengembangan kehidupan bangsa. Salah satu contoh komponen struktur jembatan yang berkembang dan sangat diminati saat ini adalah “Gelagar Prestress /Balok Girder Pratekan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis struktur sesuai ukuran (dimensi) standar dari pabrik pembuatan PCI Girder menggunakan program SAP2000 v. 14. Perhitungan manual balok prategang (PCI Girder) dihitung dengan mengacu kepada Perencanaan Struktur Betonuntuk Jembatan (SNI T-12 2004), Pembebanan untuk Jembatan (SNI T-02 2005), Bridge Management System (BMS) dan ACI. Kabel prestress pada desain PCI Girder digunakan 4 tendon yang masing-masing terdiri atas 19 kawat jenis uncoated 7wire super strands ASTM A-416 grade 270. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan balok prategang dengan bentang 39.80 meter dalam perhitungan manual didapat gaya prategang awal 9740.628 kN, mengalami kehilangan prategang total sebesar 30%. Tulangan memanjang balok yang digunakan pada bagian bawah 12 D13, bagian atas 10D13, bagian badan 14 D13. Digunakan tegangan efektif 70% gaya prategang awal, sebesar  6818.440 kN. Pada keadaan transfer, balok mengalami lendutan sebesar -0.06262 meter ke arah atas, lendutan setelah loss of prestress sebesar -0.02386 meter kearah atas. Saat balok menjadi komposit lendutan yang dialami sebesar -0.01440 meter ke atas.