Saipudin Zohri , Widarto Sutrisno, Agus Priyanto
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tebal Perkerasan Kaku Pada Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo Berdasarkan Metode Bina Marga (Manual Desain Perkerasan 2017) Dan AASHTO (1993) Saipudin Zohri , Widarto Sutrisno, Agus Priyanto
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor keamanan dan kenyamanan sangatlah penting dalam membangun jalan terutama Jalan Tol, agar masyarakat dapat merasakan mafaatnya secara maksimal. Salah satu hal penting yang mempengaruhi faktor keamanan dan kenyamanan tersebut yaitu perkerasan pada jalan tol itu sendiri. Jalan Tol ini direncanakan menggunakan tipe perkerasan kaku dengan umur rencana mencapai 40 tahun. Penelitian ini menganalisa data yang digunakan untuk perancangan perkerasan pada Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo, seperti data volume lalu-lintas harian rata-rata (VLHR), daya dukung tanah, karekteristik material yang digunakan untuk penentuan tebal perkerasan yang dibutuhkan.Pada perencanaan tebal perkerasan kaku dibutuhkan data pendukung yang berhubungan dengan penentuan tebal perkerasan kaku. Data tersebut perlu dilengkapi terlebih dahulu sebelum dilakukan perancangan tebal perkerasan kaku. Secara umum, metode yang digunakan dalam penentuan tebal perkerasan kaku menggunakan Metode Bina Marga (Manual Desain Perkerasan 2017) dan AASHTO 1993.Dari hasil perhitungan dan pembahasan yang dilakukan mengenai perkerasan kaku (Rigid Pavement) pada Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo section 3 mendapatkan hasil perhitungan tebal perkerasan kaku dengan menggunakan metode Bina Marga (Manual Desain Perkerasan) di dapatkan tebal perkerasan kaku adalah 36 cm, dilengkapi dengan Dowel dengan diameter 1,77 inches, panjang 18 inches, dan jarak 12 inches, dan dengan menggunakan metode AASHTO 1993  diperoleh nilai tebal plat beton  37 cm, dengan Dowel berdiameter 1,82 inches, panjang 18 inches, dan jarak 12 inches. Data yang paling berpengaruh dalam penentuan tebal perkerasan kaku yakni Lalu lintas harian rata-rata dan pertumbuhan pertahunnya.