Susyanto Ahmad, Andi Arifah Pasri, Muhammad Darwis, Yuni Damayanti
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun. Jln. Pertamina Gambesi Ternate 55281 INDONESIA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Desain Jalur Kendaraan Tak Bermotor Kawasan Perkotaan Di Kota Ternate Susyanto Ahmad, Andi Arifah Pasri, Muhammad Darwis, Yuni Damayanti
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Ternate adalah salah satu kota di Provinsi Maluku Utara. Kota Ternate merupakan salah satu waterfront city di Indonesia yang awalnya dikenal dalam sejarah dunia sebagai pusat perdagangan rempah- rempah skala internasional di abad ke-15 silam. Selama menjadi kotamadya, Ternate telah menunjukkan perkembangan sebagai kota perdagangan dan industri serta kemajuan yang cukup pesat dalam penyelenggaraan pemerintahan. Laju perkembangan Kota Ternate diiringi dengan laju peningkatan kendaraan bermotor.Pada tahun 2018 jumlah kendaraan mobil tumbuh menjadi 4.743 unit, dimana 3.763 unit adalah mobil pribadi (individu) sedangkan sisanya 980 unit merupakan mobil pemerintah (kendaraan dinas) dan angkutan umum. Pertumbuhan dan penggunaan kendaraan bermotor perlu diatasi dengan pengembangan moda transportasi alternatif. Kendaraan tidak bermotor dapat menjembatani kesenjangan antara penjalan kaki dan transportasi bermotor. NMT ekonomis untuk pengguna dan fasilitator serta dapat berfungsi sebagai alternatif untuk memecahkan masalah mobilitas perkotaan. Sepeda dan bendi sebagai kendraan tak bermotor, menjadi pemilihan masyarakat golongan tertentu sebagai sarana transportasi utama untuk bekerja. Kerakteristik NMT yang tidak menggunakan bahan bakar minyak untuk mengoperasionalkannya dianggap sebagai sarana transportasi dan paling murah dan mudah dijangkau masyarakat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk persepsi masyarakat tentang berlalu lintas menggunakan NMT dijalan raya dan mengetahui desain jalur NMT. Tinjauan pada penelitian ini berupa kendaraan tak bermotor. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara (Interview).Hasil penelitian memperlihatkan bahwa persepsi masyarakat dalam berlalu lintas mnggunakan NMT bahwa sebagian besar sangat sulit mencapai tujuan ketika berkendara dengan persentase 70% dan melakukan pergerakan atau alih tempat sangatlah berbahaya jika bercampur dengan transportasi kendaraan bermotor dengan persentase 82 %, begitu pula sebagian besar pengguna NMT ketika berlalu lintas pada volume lalu lintas yang berdesak-desakan dan ketika berkendara di bawa terik sinar matahari sangat tidak nyaman dengan persentase 80 % dan persentase 62 %. Oleh karena itu, pertimbangan indikator diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kebutuhan akan jalur NMT sangat dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat dari pertimbanagan faktor keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas.