Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Parangtritis Yogyakarta dengan Metode Accident Rate Salmon Hunga Milla; Zainul Faizien Haza; Dimas Langga Chandra Galuh; Agus Priyanto
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan jumlah kepemilikan kendaraan tidak dapat di batasi dan kebutuhan masyarakat tidak terlepas dari sarana prasarana transportasi. Semakin padatnya volume kendaraan maka akan semakin besar kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan. Suatu kecelakaan juga bisa terjadi karena faktor manusia,jalan dan kendaraan itu sendiri. Pada studi kasus ruas jalan parangtritis kilometer 4,5-kilometer 11,5 sering terjadi kecelakaan. Tipe lingkungan sepanjang ruas jalan parangtritis adalah komersial, jalan parangtritis juga adalah jalur pariwisata dan kepadatan penduduk yang sangat tinggi di sepanjang ruas jalan tersebut, sehingga penulis ingin menganalisis kecelakaan yang terjadi pada jalan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah pengamatan secara langsung dan pengumpulana data angka kecelakaan selama periode tahun 2017-2021 dari pihak kepolisian Polres Bantul, kemudian data diolah dengan perhitungan Accident Rate. Hasil perhitungan adalah rata-rata kecelakaan pada ruas Manding-Gabusan(2,7 km) 19,2 kecelakaan/tahun, ruas Gabusan-Gatak(1,8 km) 22 kecelakaan/tahun, ruas Gatak-Cabean(2,5 km) 24,4 kecelakaan/tahun, ruas Cabean-Taru(2,8 km) 23,2 kecelakaan/tahun dan ruas Tarudan-Druwo(1,7 km) 20 kecelakaan/tahun. Tingkat angka kecelakaan pada ruas jalan parangtrits dari 2017 (96 kasus) mengalami peningkatan sampai dengan 2019 (122 kasus) dan 2019 sampai 2021 kasus kecelakaan mengalami penurunan dengan jumlah kasus pada 2021 sebanyak 100 kasus. Pada ruas jalan Gatak-Cabean (km7 - km9) adalah ruas jalan yang memiliki kasus paling banyak yaitu 122 kasus kecelakaan/5tahun terakhir. Untuk mengurangi angka kecelakaan pada ruas jalan parangtritis, dapat menerapkan beberapa metode seperti metode pre-emtif (penangkalan), yaitu pemberian rambu dan edukasi, metode preventif (pencegahan) yaitu penjagaan pos polisi (pospol),patroli,teguran, metode yang terakhir adalah represif (penanggulangan) yaitu penegakan hukum yang tegas kepada pengemudi yang melanggar peraturan.