Putri Indah Mariyana
Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Ibrahimy, Situbondo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada Pengolahan Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) di PT. Sumber Mutiara Samudra, Muncar-Banyuwangi Putri Indah Mariyana; Ulfatul Mardiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.6481

Abstract

Pengalengan merupakan suatu pengolahan pengawetan ikan secara modern dikemas yang secara hermetis. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada proses pengalengan ikan sarden (Sardinella longiceps). Implementasi GMP berfungsi untuk dapat menghasilkan produk ikan kaleng sesuai dengan persyaratan mutu dan keamanan pangan. Berdasarkan aturan Menteri Kesehatan RI Nomor 23/MEN.KES/SK/I/1978 terdapat 9 aspek GMP anatara lain lingkungan dan lokasi pabrik, bangunan dan fasilitas unit usaha, peralatan pengolahan, fasilitas dan kegiatan sanitasi, sistem pengendalian hama, hygiene karyawan, pengendalian proses, manajemen pengawasan, pencatatan dan dokumentasi. Penelitian ini dapat dilaksanakan di PT. Sumber Mutiara Samudra yang terletak di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan mengikuti serangkaian kegiatan proses pengolahan ikan sarden. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa PT. Sumber Mutiara Samudra sudah menerapkan prinsip GMP dengan baik di beberapa aspek seperti lingkungan dan lokasi pabrik, peralatan pengolahan, sistem pengendalian hama, hygiene karyawan, pengendalian proses, pencatatan dan dokumentasi. Namun masih terdapat penyimpangan dalam penerapan GMP pada aspek fasilitas unit usaha, manajemen pengawasan, dan kegiatan sanitasi.