Danendra Akbar Rakha
Program studi Agroteknologi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respon Kelimpahan Serangga Polinator Terhadap Variasi Iklim Pada Agroekosistem Mangga Gadung 21 (Mangifera indica L.) Danendra Akbar Rakha; Wiwin Windriyanti; Herry Nirwanto
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9 No 1 (2025): Agustus-Desember 2025
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v9i1.10010

Abstract

Serangga pollinator berperan penting dalam proses penyerbukan tanaman mangga (Mangifera indica L.), yang secara langsung mempengaruhi proses produktivitas dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas serangga pollinator dengan faktor iklim meliputi suhu, kelembapan, curah hujan, dan intensitas cahaya. Penelitian ini dilakukan di lahan pertanaman mangga varietas Gadung 21 di Desa Oro – oro Ombo, Kabupaten Pasuruan, saat fase pembungaan tanaman. Pengambilan sampel serangga dilakukan menggunakan yellow trap dan sweep net, sementara data iklim diperoleh melalui NASA POWER. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi pearson dan regresi linear untuk mengetahui hubungan signifikan antara parameter iklim dan jumlah serangga. Hasil pengamatan menunjukkan lima jenis utama serangga pollinator yaitu lalat kuning (Eristalis tenax), lalat hijau (Lucilia spp.), lebah madu (Apis mellifera), lebah klanceng (Trigona spp.), dan kupu-kupu (Appias lybithea). Hasil menunjukkan bahwa suhu (28-30oC) dan kelembapan (70-85%) berkorelasi positif signifikan terhadap aktivitas pollinator (r > 0,67), sedangkan curah hujan menunjukkan korelasi negatif yang signifikan ( r< -0,5). Intensitas cahaya juga berperan dalam meningkatkan aktivitas polinasi terutama pada waktu pagi hingga siang hari. Dapat disimpulkan bahwa dinamika kehadiran serangga pollinator dipengaruhi secara nyata oleh kondisi iklim mikro, sehingga pengelolaan budidaya mangga perlu mempertimbangkan faktor tersebut untuk meningkatkan efisiensi penyerbukan alami