Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Kepala Desa dalam Pengelolaan BadanUsaha Milik Desa (BUMDESA) di Desa Tanjong Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Badruzzaman; Anwar Thaib; Salman Bahri
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1104

Abstract

Salah satu tugas dan peran Kepala desa adalah sebagai penasihat dalam pengelolaan Badan Usaha Milik desa (BUMDes). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana peran kepala desa dalam pengelolaan Badan Usaha Milik desa (BUMDes) di Gampong Tanjong Kccamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar dan untuk mengetahui apa saja hambatan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik desa (BUMDes) di Desa Tanjong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam pengelolaan Badan Usaha Milik desa (BUMDes) yaitu sebagai stabilisator, innovator dan pelopor. Dalam menjalankan tugasnya kepala desa Gampong Tanjong belum menunjukkan hasil yang maksimal hal ini dikarenakan unit usaha yang masih kurang, partisipasi masyarakat masih kurang dan kinerja Badan Usaha Milik desa (BUMDes) belum sepenuhnya sesuai dengan SOP. Namun dalam hal ini kepala desa Gampong Tanjong sudah berupaya dengan maksimal demi mewujudkan pengelolaan dana desa dengan baik. Adapun kendala yang dimiliki oleh kepala desa dalam pengelolaan Badan Usaha Milik desa (BUMDes) yaitu kurangnya sumber daya manusia yang berkompoten selain itu jenjang pendidikan yang dimiliki oleh masyarakat dan pengurus Badan Usaha Milik desa (BUMDes) masih minim. Adapun saran yang dapat peneliti berikan kepada pihak pengelola Badan Usaha Milik desa (BUMDes) Gampong Tanjong adalah agar dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan meminta bantuan dari lembaga tekait untuk proses pengelolaan dana desa dengan maksimal.
Strategi Pelestarian Kebudayaan Aceh di Masyarakat Kota Banda Aceh (Studi Kasus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh) Badruzzaman; Tasmiati Emsa; Muhammad Faiz Basyamfar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1105

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Untuk mengidentifikasi strategi pelestarian kebudayaan aceh di masyarakat kota Banda Aceh yang menjadi wilayah kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh; serta untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk penyusunan strategi pelestarian kebudayaan di masyarakat Kota Banda Aceh agar sesuai dengan data kebudayaan yang valid dan akurat. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian lapangan (field research) dan sesuai kebutuhannya juga melakukan kajian perpustakaan (library research). Kedua teknik penelitian ini perlu dilakukan untuk melengkapi data satu sama. Berdasarkan uraian yang telah dijabarkan pada empat bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan beberapa jawaban atas permasalahan dalam penelitian yang fokus pada judul Strategi Pelestarian Kebudayaan Aceh di Masyarakat Kota Banda Aceh (Studi Kasus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh).
Peran Aparatur Gampong dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahgia Kabupaten Aceh Selatan Badruzzaman; Sutrisno; Syafei Ibrahim
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan Publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan dan mengatahui Faktor yang menghambat aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena peneliti bermaksud memperoleh gambaran yang mendalam tentang suatu gejala sosial. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa item data menurut klasifikasi jenis sumbernya, yaitu Observasi (Pengamatan), Wawancara, dan Dokumentasi. Dari penelitian, terhadap peran aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan. Peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa dalam dimensi pelayanan dengan indikator kesederhanaan, berkelanjutan dan partisipatif peran Aparatur Gampong tergolong sangat rendah. tidak adanya kebijakan khusus terkait kemudahan dalam sistem pelayanan. sehingga pelayanan yang semestinya cepat menjadi lebih lambat dan ber belit-belit. Tidak adanya inovasi-inovasi dan peningkatan pertisipasi masyarakat dalam pelayanan mengakibatkan diskomunikasi antara Aparatur Gampong dan masyarakat sehingga mengakibatkan biaya-biaya yang di keluarkan oleh masyarakat menjadi lebih banyak. Sedangkan dalam dimensi transparansi dengan indikator akuntabel dan keadilan peran aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan masih tergolong rendah. kurangnya proses informasi yang diberikan Aparatur Gampong terkait pelayanan terhadap masyarakat, pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan Gampong dan masih terdapat beberapa ketidak adilan dalam pelayanan serta tidak transparan yang disebabkan tekanan dari internal pemerintahan dan eksternal pemerintahan Gampong. Faktor yang menghambat aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan publik di Gampong Seuneubok Keuranji Kecamatan Kota Bahagia Kabupaten Aceh Selatan Yaitu sumber daya manusia yang memiliki indikator pendidikan dan motivasi. Dalam hal pendidikan yang menjadi hambatan peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan, dikarnakan masih rendahnya pendidikan yang dimiliki aparatur Gampong Seuneubok Keuranji jika di bandingkan dengan tanggungjawab yang di emban sebagai Gampong yang terletak di pinggiran ibu kota Provinsi Aceh dan tidak kooperatifnya Aparatur Gampong Seuneubok Keuranji dalam setiap pelatihan-pelatihan yang diberikan pemerintah Kabupaten atau Provinsi. Adapun dalam indikator motivasi yang menjadi hambatan perang aparatur Gampong Seuneubok Keuranji dalam memberikan pelayanan dikarnakan sulitnya pemerintah Gampong untuk memenuhi hak-hak Aparatur sehingga motivasi yang di miliki aparatur Gampong dalam melayanani masyarakat menjadi menurun. Sedangkan dalam dimensi lingkungan dengan indikator sarana dan masyarakat. Dalam hal sarana yang menjadi hambatan peran Aparatur Gampong dalam meningkatkan pelayanan ialah masih minimnya sarana yang dimiliki Gampong Seuneubok Keuranji untuk menunjang pelayanan yang baik, hal ini dilihat ada 20 item sarana pendukung pelayanan yang tidak di miliki Gampong Seuneubok Keuranji. Adapun dalam indikator masyarakat yang menjadi hambatan ialah masyarakat kurang memberikan support dalam hal insentiv aparatur Gampong dan masih adanya oknum masyarakat yang mecoba memberikan tekanan baik itu bersifat nepotisme maupun gratifikasi kepada aparatur Gampong.
Pengoptimalisasi Kesehatan Masyarakat di Gampong Lamblang Trieng Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Badruzzaman; Hendi Fikriawan; Muklis
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1115

Abstract

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kurangnya partisipasi dan pengetahuan masyarakat terkait tentang program posyandu di gampong Lamblang Trieng menandakan bahwa peran petugas psyandu tidak berfungsi secara maksimal. Selain itu, adanya anak yang berpeluang mengalami gizi buruk menandakan bahwa kurangnya pengetahuan ibu ibu dalam pemberian nutrisi, ini juga menjadi bukti kurangnya keberhasilan kegiatan posyandu. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana Pengoptimalisasi Kesehatan Masyarakat di Gampong Lamblang Trieng Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar?.2) Apa Hambatan Pengoptimalisasi Kesehatan Masyarakat di Gampong Lamblang Trieng Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar? Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan penelitian ini adalah bidan 1 orang, perawat 1 orang, petugas posyandu 2 orang, masyarakat 8 orang, dan keuchik. Hasil penelitian diperoleh bahwa, 1) Peran petugas posyandu di ganpong Lamblang Trieng belumlah optimal. Petugas posyandu datang ke gampong Lamblang Trieng hanya setiap satu bulan sekali, kedatangan petugas posyandu mulai pukul 10:00 hingga pukul 11:30 siang. Dalam menjalankan tugas, petugas psyandu bekerja masih kurang optimal yaitu melayani masyarakat kurang efektif. 2) Hambatan yang dihadapi oleh petugas posyandu adalah, kurangnya biaya dalam pelaksanaan program posyandu, baik peralatan medis maupun yang lainnya. Mengingat bahwa posyandu adalah program dari puskesmas maka sangat sedikit dana yang didapat untuk mengelola program posyandu menjadi lebih baik.
Peran Keuchik dalam Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kedisiplinan Karyawan pada Kantor Keuchik Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh T. Syarifuddin; Badruzzaman; Harmidinata
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1117

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan pada Kantor Keuchik Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Serta, untuk mengetahui hambatan dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan pada kantor Keuchik Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian tentang Peran Keuchik dalam Meningkatkan Motivasi kerja dan Kedisiplinan Karyawan Pada Kantor Keuchik Lamapaseh Aceh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian menemukan hal-hal sebagai berikut: Temuan : 1 Keuchik Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Karyawan tidak disiplin dan tidak bekerja dengan efektif. Banyak masyarakat yang mengelu karena pelayanan kurang maksimal. Temuan 2: Keuchik Lampase Aceh belum mampu dalam meningkatkan motivasi dan disiplin kerja karyawan. Temuan 3: Keuchik Lampaseh Aceh tidak memfasilitas karyawan dengan baik. Temuan 4: Keuchik Lampase Aceh dalam memimpin bawahannya tidak ada ketegasan.