Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pelestarian Kebudayaan Aceh di Masyarakat Kota Banda Aceh (Studi Kasus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh) Badruzzaman; Tasmiati Emsa; Muhammad Faiz Basyamfar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1105

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Untuk mengidentifikasi strategi pelestarian kebudayaan aceh di masyarakat kota Banda Aceh yang menjadi wilayah kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh; serta untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk penyusunan strategi pelestarian kebudayaan di masyarakat Kota Banda Aceh agar sesuai dengan data kebudayaan yang valid dan akurat. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian lapangan (field research) dan sesuai kebutuhannya juga melakukan kajian perpustakaan (library research). Kedua teknik penelitian ini perlu dilakukan untuk melengkapi data satu sama. Berdasarkan uraian yang telah dijabarkan pada empat bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan beberapa jawaban atas permasalahan dalam penelitian yang fokus pada judul Strategi Pelestarian Kebudayaan Aceh di Masyarakat Kota Banda Aceh (Studi Kasus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh).
Fungsi Keuchik dalam Peningkatan Kinerja Aparatur Pemerintahan Gampong Luthu Dayah Krueng Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar (Studi Implementasi Qanun Aceh Besar Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemerintahan Gampong) Muklis; Raimanda; Tasmiati Emsa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1110

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang akurat terjadi dilapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang terjadi dilapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informasi penelitian dalam penelitian ini adalah, 1 orang Sektretaris Gampong, 1 orang Kasi Pemerintahan dan Pelayanan, 1 orang Kaur Umum Perencanaan dan Keuangan, dan 1 orang Masyarakat Gampong sebagai informan penelitian. Analisis data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trigulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa, menjalankan pemerintahannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab, jujur, terbuka dan adil. Juga dalam setiap pengambilan keputusan untuk kemaslahatan bersama akan mengikut sertakan masyarakat melalui musyawarah Gampong untuk menampung aspirasi maupun ide-ide yang bersifat membangun. Serta demi memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat, baik Keuchik, maupun perangkat Gampong saling berkoordinasi untuk saling evaluasi dan koreksi serta mencari solusi yang tepat tentang permasalahan yang sedang terjadi. Adapun dimensi dan indikator dari fungsi Keuchik yang diharapkan adanya profesionalitas, motivator, partisipasi, serta Peningkatan Kinerja Aparatur Gampong diterapkan adanya akuntabilitas seperti kewajiban pemberian pertanggung jawaban, melaksanakan tugas, serta efektivitas seperti menyikapi dinamika proses akan tetapi mampu meningkatkan kualitas pelayanan yang baik dan berinteraksi dengan masyarakat dengan sesuai harapan.
Peranan Keuchik dalam Alokasi Dana Gampong di Gampong Durung Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Cut Putri Ellyana; Zulkifli; Tasmiati Emsa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1111

Abstract

Keuchik merupakan orang yang memiliki peranan penting dalam mengorganisir dan memimpin gampong menuju pencapaian cita-cita bersama dalam upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana yang kita ketahui salah satu tugas seorang Keuchik adalah mengelola dana gampong yang diamanahkan oleh pemerintah termasuk dalam proses pengalokasiannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Keuchik dalam pengelolaan alokasi dana gampong dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengalokasian dana. Dalam pencarian data, penelitian kualitatif telah digunakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 5 orang perangkat desa termasuk Keuchik Gampong Durung. Hasil penelitian ditemukan bahwa Keuchik berperan aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (RAPBG), Keuchik berkoordinasi dengan perangkat gampong dalam melakukan perencanaan RAPBG, Hasil pembahasan Tuha peut dengan Keuchik tentang Rancangan Qanun Gampong RAPBG dilakukan konsultasi kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan kemudian usulan Perbaikan RAPBG dan Pelaksanaan APBG dilakukan oleh Keuchik sebagai kepala pemerintah gampong. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengalokasian dana gampong adalah akuntabilitas, transparansi dan partisipasi. Pemerintah dinilai akuntabel apabila dapat mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. Dalam setiap aspek pemerintahan Gampong, transparansi menjadi syarat penting yang harus dipenuhi termasuk dalam pengelolaan dana operasional Gampong yang harus sesuai dengan rencana pembangunan. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari program pembangunan maupun pengembangan masyarakat pedesaan.
Modernisasi Penggunaan Teknologi Internet terhadap Pelayanan Pembuatan Kartu Antar Kerja-1 pada Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh Tasmiati Emsa; Rizkayana; Muklis
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1114

Abstract

Di era perkembangan ilmu teknologi seperti sekarang, masyarakat banyak yang sudah menggunakan teknologi dalam kegiatannya sehari- hari. Berbagai sektor pun sudah memanfaatkan teknologi yang tersedia untuk membantu kegiatannya. Salah satunya adalah teknologi internet yang semakin cepat dan merambah ke berbagai bidang kehidupan manusia, selain mempermudah pekerjaan, seperti yang diketahui dapat menghemat waktu dalam proses pelaksanaannya. Namun sampai saat ini masih ada instansi pelayanan publik yang belum memilih menggunakan teknologi dalam memberikan pelayanan tersebut kepada masyarakat yang memerlukan. Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh juga menjadi salah satu instansi yang belum menerapkan sistem online dalam memberikan pelayanan pembuatan Kartu AK-1 pelayanan publik dapat diartikan sebagai pelayanan yang dituntut oleh publik, dimana ruang lingkupnya menyangkut seluruh hak- hak warga negara. Untuk memenuhi hak warga negara, semua pelayanan publik harus tersedia baik yang disediakan oleh pemerintah maupun oleh sektor swasta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang akurat terjadi di lapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informasi penelitian dalam penelitian ini adalah, 1 (satu) orang Kabid Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh 1 (satu) Staf Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja 2 (dua) pencari kerja sebagai informan penerima layanan. Analisis data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trigulasi sumber. Adapun dimensi dan indikator yang belum berjalan dengan yang diharapkan akan tetapi Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pencari kerja Hasil penelitian dapat menyimpulkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh belum memuaskan bagi pencaker yang menerima layanan, hal ini dikarenakan Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh belum menerapkan sistem modernisasi untuk memberikan layanan pembuatan Kartu AK-1. Kota Banda Aceh telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pencari kerja.
Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus pada Sekolah Dasar Lambada Klieng Kabupaten Aceh Besar) Muklis; Mega Siti Nuraini; Tasmiati Emsa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1116

Abstract

Kualitas pelayanan publik merupakan suatu ukuran atau penilaian terhadap tingkat kepuasan dan efektivitas pelayanan yang diberikan oleh lembaga pemerintah kepada masyarakat. Kualitas pelayanan publik mencakup berbagai aspek, seperti responsivitas, aksebilitas, kehandalan, akurasi, kecepatan, keramahan, dan keadilan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Rumusan masalah adalah bagaimana strategi sekolah dalam mengatasi pelanggaran tata tertib di Sekolah Dasar Lambada Klieng dan bagaimana strategi guru dalam memberikan ketertiban kepada murid di Sekolah Dasar Lambada Klieng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui rumus 5W+1H serta melakukan observasi, wawancara secara mendalam dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Lambada Klieng ini sejumlah siswa/i sudah menjalankan tata tertib dengan baik yang berlaku di sekolah, apabila ada siswa/i yang melanggar dan terjadi kasus di sekolah akan diselesaikan secara baik-baik dan siswa/i tersebut akan diberikan sanksi atau hukuman yang berlaku. Apabila siswa/i tersebut tidak jera maka pihak sekolah akan memanggil orang tua dan membuat surat perjanjian dan tidak akan diulangi lagi, dan apabila terjadi lagi dengan kasus yang sama maka pihak sekolah akan mengeluarkan siswa/i tersebut. Kesimpulan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus pada Sekolah Dasar Lambada Klieng Kabupaten Aceh Besar) bahwa pelayanan yang diberikan di sekolah ini sudah sangat bagus, namun untuk kasus-kasus masih bisa diselesaikan dengan baik, sehingga tidak terjadi kasus yang fatal. Dengan penerapan tata tertib yang sudah sangat memadai di sekolah tersebut dapat mengurangi tingkat pelanggaran siswa/i terhadap peraturan sekolah.