Pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat menyebabkan peningkatan kebutuhan akan fasilitas parkir yang memadai. Yayasan Citra Bina Insan Mandiri sebagai wadah penyedia sarana atau penyelenggara pendidikan dari PAUD, TK, SD,SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Sebagai penyelenggara pendidikan yang terus berkembang maka pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat telah menyebabkan peningkatan kebutuhan akan fasilitas parkir yang memadai. Selain itu dibutuhkan pula ketersediaan lahan parkir untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh parkir yang tidak teratur dan tidak terkendali sehingga dapat mempengaruhi efisiensi transportasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif merupakan suatu metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan data kuantitatif dengan metode statistik untuk menganalisis data. Kapasitas parkir statis pada parkiran di lembaga pendidikan yayasan CBIM perlu dilakukan agar dapat mengelola parkir dengan lebih efektif dan efisien, kapasitas statis di lakukan pengukuran ulang melalui ukuran parkir kendaraan yang ada. Saat ini kapasitas statis maksimal parkir sepeda motor sebesar 522 (SRP) dan mobil penumpang sebesar 29 (SRP). Menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tahun 1996, data kebutuhan SRP di sekolah Persyaratan SRP di sekolah atau perguruan tinggi, dengan rincian 10.000 siswa mempunyai SRP minimum 200 SRP, dan jumlah siswa 11.000 dengan SRP minimum 220 SRP. Karena Lembaga Pendidikan Yayasan CBIM mempunyai banyak satuan pendidikan antara: TK Citra Bangsa, SDK Citra Bangsa, SMPK Citra Bangsa, SMAK Citra Bangsa dan UCB mempunyai siswa, jumlah guru,dan pegawai sebanyak 8.076 orang, sehingga untuk menentuan kebutuhan SRP harus digunakan rumus interpolasi sehingga ruang parkir yang dibutuhkan lebih besar dari kapasitas yang ada yaitu jika berdasarkan kebutuhan ruang parkir di Lembaga atau dengan jumlah Pelajar, Pengajar dan karyawan/Staf 8.076 sebanyak 770 SRP.