Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Using BSF Larvae in Kitchen Organic Waste Processing on Achieving Bioconversion Production at the Sahate Main Waste Bank in Pangandaran Regency Fenty Rosmala
Synergy: Journal of Collaborative Sciences Vol. 2 No. 1 (2026): Collaborative Solutions for Contemporary Global Challenges
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/synergy.v2i1.126

Abstract

The management of organic kitchen waste from hotels and restaurants is an increasingly complex environmental problem, especially in tourist areas such as Pangandaran Regency. One innovation in sustainable organic waste management is the utilization of Black Soldier Fly (BSF) larvae through a bioconversion process to produce fresh maggots as high-protein animal feed. This study aims to analyze the effect of the use of BSF larvae in processing organic kitchen waste on the achievement of fresh maggot bioconversion production at the Sahate Main Waste Bank (BSI) in Pangandaran Regency. This study used a causal research design with a quantitative approach. Data collection methods were carried out through field observations and interviews, with data analyzed using normality tests, t-tests, and simple linear regression using SPSS software. During the 10-week research period, the total processed organic kitchen waste reached 44,969 kg, with a fresh maggot production of 5,644 kg. The analysis results showed that the use of BSF larvae had a positive and significant effect on the achievement of fresh maggot bioconversion production, as evidenced by a significance value of 0.001 (<0.05) and a calculated t-value of 8.793 (>2.306). The research findings also indicated that the scale and quality of kitchen organic waste play a significant role in increasing the effectiveness of bioconversion. This study concluded that the use of BSF larvae is an effective and sustainable method in processing kitchen organic waste and has the potential to support waste reduction while meeting the need for high-protein animal feed.
Pesantren Ekologi Ramadhan sebagai Model Pembiasaan Karakter Islami di Sekolah Tyas Prayesti; Fenty Rosmala; Yunika Cahya Afifah
EduGrows: Education and Learning Review Vol. 2 No. 2 (2026): Education for All People? Really?
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/edugrows.v2i2.313

Abstract

Indonesia menghadapi frekuensi bencana lingkungan yang semakin meningkat seperti banjir, tanah longsor, dan krisis ekologis yang menegaskan urgensi kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran ini melalui ajaran tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual nilai-nilai dan potensi program Pesantren Ekologi Ramadhan sebagai model pembiasaan karakter islami dan kesadaran lingkungan di sekolah formal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang diperkaya dengan studi kasus di SMK Bhakti Kencana Banjar, Jawa Barat, yang mengimplementasikan program Pesantren Ekologi Ramadhan tahun 2026. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa program ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman seperti khalifah fil ardh, hifzh al-bi'ah, dan anti-israf ke dalam aktivitas pembiasaan praktis seperti rutinitas kebersihan lingkungan, penanaman tanaman, ceramah tentang cinta lingkungan, dan hemat energi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program ini menawarkan model pembiasaan yang komprehensif, kontekstual, dan berpijak kuat pada teologi Islam sehingga berpotensi menjadi alternatif penguatan pendidikan karakter dan kesadaran ekologis di Sekolah.