Lutfi Suhendra
Program Studi Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Rasio Campuran Surfaktan dan Minyak Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.) terhadap Karakteristik Mikroemulsi Minyak Daun Nilam Fachriansyah Ismaimoon; Lutfi Suhendra; A. A. Dewi Anggreni
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 8 No. 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2023.v08.i01.p07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio campuran surfaktan dan minyak daun nilam terhadap karakteristik mikroemulsi minyak daun nilam serta menentukan rasio campuran surfaktan dan minyak daun nilam yang tepat dalam memperoleh karakteristik mikroemulsi terbaik. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor rasio campuran surfaktan dan minyak daun nilam yaitu: 100:0; 98:2; 96:4; 94:6; 92:8; 90:10; 88:12; 86:14; 84:16; 82:18. Data dianalisis menggunakan analisis varian dan dilanjutkan uji BNJ. Perlakuan terbaik merupakan rasio minyak daun nilam tertinggi yang masih terbentuk mikroemulsi. Mikroemulsi dengan rasio terbaik dilakukan uji stabilitas terhadap pH dan pengenceran selama penyimpanan 8 minggu dengan pengamatan setiap 2 minggu. Data dianalisis menggunakan regresi linier untuk mengetahui stabilitas mikroemulsi minyak daun nilam. Hasil penelitian menunjukkan rasio campuran surfaktan dan minyak daun nilam berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap karakteristik mikroemulsi minyak daun nilam. Rasio surfaktan dan minyak daun nilam 84:16 merupakan perlakuan terbaik untuk membuat mikroemulsi minyak daun nilam dengan karakteristik memiliki kenampakan yang transparan, nilai indeks turbiditas mikroemulsi minyak daun nilam sebelum dan sesudah sentrifugasi yaitu 0,229± 0,0048% dan 0,024± 0,0006% serta memiliki ukuran partikel 24,5±13,8 nm, dan ukuran droplet terbanyak yaitu 17,9 nm. Mikroemulsi minyak daun nilam dengan rasio surfaktan dan minyak daun nilam 84:16 stabil selama 8 minggu penyimpanan.
Pengaruh Konsentrasi Campuran Maizena dan Glukomanan dengan Lama Pengeringan terhadap Karakteristik Komposit Bioplastik Rio Rambo Siallagan; Bambang Admadi Harsojuwono; Lutfi Suhendra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v01.i01.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi campuran maizena dan glukomanan dengan lama pengeringan serta interaksi keduanya terhadap karakteristik bioplastik serta menentukan konsentrasi campuran maizena-glukomanan dengan lama pengeringan yang terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Percobaan Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi campuran maizena-glukomanan dari 4 taraf, yaitu 4%, 5%, 6%, dan 7% (b/b). Faktor kedua adalah lama pengadukan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 5,6,7, dan 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi campuran maizena-glukomanan dengan lama pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, perpanjangan saat putus dan pengembangan tebal/swelling, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap biodegradasi. Interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata terhadap kuat tarik dan laju transmisi uap air. Konsentrasi asam stearat 6% dan lama pengeringan 6 jam menghasilkan karakteristik komposit bioplastik terbaik dengan nilai kuat tarik sebesar 22,82 MPa, perpanjangan saat putus sebesar 11,01 %, nilai elastisitas sebesar 353,50 MPa, nilai penyerapan air sebesar 87,98%, nilai laju transmisi uap air sebesar 1,42 g/m2.jam dan laju biodegradasi selama 7 hari. Hasil analisis gugus fungsi menunjukkan komposit bioplastik maizena glukomanan mengandung gugus hidroksil (O-H), karbonil (C=O), karboksil (C-O) dan hidrokarbon -(CH2)n.