Bambang Admadi Harsojuwono
Program Studi Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Polivinil Alkohol dan Magnesium Stearat Terhadap Karaktersitik Bahan Pengemas Biokomposit Foam Tapioka-Glukomanan Shafira Salsabila Putri; Bambang Admadi Harsojuwono; Anak Agung Made Dewi Anggreni
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2023.v08.i02.p04.

Abstract

Biokomposit foam tapioka glukomana masih memiliki kelemahan seperti hidrofilik dan memiliki sifat mekanik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi polivinil alkohol dan magnesium stearat terhadap karakteristik biokomposit foam tapioka dan glukomanan serta menentukan konsentrasi polivinil alkohol dan magnesium stearat yang optimal sehingga dihasilkan karakteristik biokomposit foam tapioka dan glukomanan yang terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor I adalah konsentrasi polivinil alkohol yang terdiri atas 3 taraf yaitu 20, 30, 40%. Faktor II adalah konsentrasi magnesium stearat yang terdiri atas 3 taraf yaitu 10, 15, 20%. Variabel yang diamati yaitu kuat tarik/tegangan putus, densitas, ketahanan sobek, pampat tetap, ketebalan, pengembangan tebal dan waktu biodegradasi. Data yang diperoleh dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi polivnil alkohol dan magnesium stearat berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, ketahanan sobek, pampat tetap, swelling, biodegradasi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap densitas dan ketebalan. Interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, ketahan sobek, pampat tetap dan, biodegradasi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap densitas, ketebalan, swelling, dan waktu biodegradasi. Konsentrasi polivinil alkohol 40 % dan magnesium stearat 20% menghasilkan biokomposit foam terbaik dengan nilai kuat tarik 2,10 N/cm2, ketahanan sobek 1,50 N/cm2, analisis densitas 0,40 g/ml, pampat tetap 2,89%, ketebalan 3,59 mm, swelling 0,61%, dan waktu degradasi selama 17,33 hari.
Pengaruh Konsentrasi Campuran Maizena dan Glukomanan dengan Lama Pengeringan terhadap Karakteristik Komposit Bioplastik Rio Rambo Siallagan; Bambang Admadi Harsojuwono; Lutfi Suhendra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v01.i01.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi campuran maizena dan glukomanan dengan lama pengeringan serta interaksi keduanya terhadap karakteristik bioplastik serta menentukan konsentrasi campuran maizena-glukomanan dengan lama pengeringan yang terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Percobaan Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi campuran maizena-glukomanan dari 4 taraf, yaitu 4%, 5%, 6%, dan 7% (b/b). Faktor kedua adalah lama pengadukan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 5,6,7, dan 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi campuran maizena-glukomanan dengan lama pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, perpanjangan saat putus dan pengembangan tebal/swelling, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap biodegradasi. Interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata terhadap kuat tarik dan laju transmisi uap air. Konsentrasi asam stearat 6% dan lama pengeringan 6 jam menghasilkan karakteristik komposit bioplastik terbaik dengan nilai kuat tarik sebesar 22,82 MPa, perpanjangan saat putus sebesar 11,01 %, nilai elastisitas sebesar 353,50 MPa, nilai penyerapan air sebesar 87,98%, nilai laju transmisi uap air sebesar 1,42 g/m2.jam dan laju biodegradasi selama 7 hari. Hasil analisis gugus fungsi menunjukkan komposit bioplastik maizena glukomanan mengandung gugus hidroksil (O-H), karbonil (C=O), karboksil (C-O) dan hidrokarbon -(CH2)n.
Pengaruh Konsentrasi Polivinil Alkohol dan Lama Pengadukan pada Proses Pemanasan terhadap Karakteristik Komposit Biotermoplastik Maizena dan Glukomanan Sando F. Limbong; Bambang Admadi Harsojuwono; Amna Hartiati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v01.i01.p05

Abstract

This study aims to determine the effect of the concentration of polyvinyl alcohol (PVA) and the stirring time on the heating process and their interactions on the characteristics of the cornstarch-glucomannan biothermoplastic composite and determine the concentration of polyvinyl alcohol (PVA) and the duration of stirring the heating process which produces the best biothermoplastic composite. This study used a factorial randomized experimental group design. The first factor is the concentration of polyvinyl alcohol which consists of 4 levels, namely 3,5%, 4%, 4,5%, and 5% (w/w). The second factor is the stirring time on the heating process which consists of 4 levels, namely 3, 4, 5, and 6 minutes. The variables observed in this study were tensile strength, elongation at break, elasticity, swelling, water vapor transmission rate, biodegradation, and functional group. The resulting data was analyzed and continued with Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the concentration of polyvinyl alcohol (PVA) had a very significant effect on tensile strength, elongation at break, and elasticity, but had no significant effect on swelling, water vapor transmission rate, and biodegradation. While the stirring time on the heating process has a very significant effect on tensile strength, and elasticity, but has no significant effect on elongation at break, swelling, water vapor transmission rate, and biodegradation of biothermoplastic maizena-glucomannan. The interaction between treatments has no significant effect on the characteristics of biothermoplastic. The best biothermoplastic composites were composites with a polyvinyl alcohol concentration of 5% and a stirring time of 6 minutes with a tensile strength of 29,47 MPa, elongation at break of 10,99%, elasticity of 268,21 MPa, swelling of 65,02%, water vapor transmission rate of 1,05 g/m2.hour, and biodegradation rate for 6 days. The results of functional group analysis showed the presence of functional groups hydroxyl (O-H), carbonyl (C=O), C=C aromatic, carboxyl (C-O), and hydrocarbon -(CH2)n.