This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Ultras
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PELAKSANAAN INTERVENSI PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATIBARANG KABUPATEN BREBES Ziyadatul Chusna A.Y.A; Suci Utami; Rosmalia Kamil
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan kabupaten Brebes pada tahun 2019 dari 10 desa lokus stunting, Desa Janegara berhasil lepas dari lokus Desa Stunting meskipun di tingkat puskesmas angka stunting masih tinggi yaitu: 2019: 362 (9,56%) Janegara 16 (7,14%), 2020: 570 (14,50%) Janegara 29 (11,46%). Fenomena tersebut diatas menarik untuk dikaji mengingat masalah Stunting memiliki dampak yang cukup serius yaitu: jangka pendek terkait dengan morbiditas dan mortalitas pada bayi / Balita, jangka menengah terkait dengan intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, dan jangka panjang terkait dengan kualitas sumberdaya manusia dan masalah penyakit degeneratif di usia dewasa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibarang di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method research) dimana metode penelitian ini menggabungkan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam pada informan dan studi literatur dan pendekatan masalah secara deskriptif analisis. Adapun analisis menggunakan Teknik Analisa data model Milles and Huberman dimana aktivitas dalam analisis data kualitataif dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan hingga datanya jenuh. Untuk Analisis data kuantitatif berupa statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan obyek yang akan diteliti menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian Sosialisasi program percepatan penurunan stunting sudah di berjalan berjenjang, komunikasi lancar, Sumber Daya Manusia ada dan cukup untuk melaksanakan kegiatan penurunan stunting, ada keterbatasan dana karena dialokasikan untuk Program Penangulangan covid-19, Sarana prasarana di Puskesmas cukup, sedangkan beberapa desa sarana dan prasarana kurang lengkap. Meskipun ada pengurangan Tim pelaksana, kegiatan tetap berjalan, setiap pelaksanaan kegiatan sudah ada SOP, namun demikian Kegiatan posyandu remaja putri belum maksimal, Rendahnya kesadaran konsumsi PMT pada ibu dengan Kurang Energi Kronik (KEK) Pelaksanaan Intervensi penurunan stunting pada sasaran ibu menyusui dan Baduta sudah berjalan dengan baik.