Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengelolaan Keuangan Yang Efektif Sebagai Kunci Keberhasilan Realisasi Anggaran Dana Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah Tahun  2024 Amanda Dewi Arian; Anggun Aurellia Rahman; Revanda Marissa; Rafa Aditya Nur Rohmanita; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.105

Abstract

This study aims to analyze how finances are managed regarding the use of the 2024 Village Fund budget in Cangkring Village, Jenggawah District, Jember Regency. The focus of this study is to analyze the extent to which budget realization has been in accordance with the activity plans stated in the RKPDes and APBDes, because there are still several problems in adjusting between the plan and the actual use of the budget, such as delays in disbursement of funds caused by delays in the preparation of the plan. This study uses a qualitative approach with descriptive techniques. The main instrument of the study is direct research with documentation and interviews through competent people, namely the village treasurer as the head of finance, who was selected using a purposive sampling technique. The results of the study concluded that the process of managing Village Funds in Cangkring Village has been carried out in accordance with the stages stipulated in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 20 of 2018 concerning Village Financial Management, which includes planning, implementation, administration, reporting, and village financial accountability, and is carried out in a transparent, accountable, and participatory manner. Overall, the management and disbursement of the 2024 Village Fund in Cangkring Village has been quite effective and efficient, but still requires improvements in capacity, speed of fund disbursement, and optimization of the village financial information system
Analisis Partisipasi Pemerintah Desa Dalam Perencanaan dan Pengembangan Bumdes di Desa Sumberkalong Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Nita Elvita; Ririn Isnadewi; Rina Dwi Cahyati; Betty Dasilva; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.106

Abstract

Village development is part of national development that aims to improve the welfare of the community. One of the efforts to achieve this is through the establishment of Village-Owned Enterprises (BUMDes) as a forum for the independent management of local economic potential. In this process, the village government has an important role in the planning and development of BUMDes, starting from the formulation of vision and mission, identification of business potential, to the implementation of village economic programs. Careful planning and sustainable development are key to ensuring that BUMDes can promote economic independence and increase community income. The support, commitment, and ability of the village government to manage and involve the community are crucial to the success of BUMDes as a driving force for village development
Membedah Mekanisme Perencanaan Keuangan Desa:Antara Regulasi, Praktik Teknis, dan Realitas Lapangan di Desa Pakusari Ulfi Maratul Azizah; Vanisa Nia Nur Ramadhani; Fanesya Sintya Bella; Siti Anisa; Oryza Ardhiarisca; Prillinaya Yudhistira
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.107

Abstract

This research aims to analyze the financial management planning process of Pakusari Village and assess its conformity with the provisions of Minister of Home Affairs Regulation Number 20 of 2018 concerning Village Financial Management. This research uses qualitative methods with a case study approach. Data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation with the main informants, namely KAUR Finance and KAUR Pakusari Village Planning. The results of the research show that the financial management planning of Pakusari Village is in accordance with Permendagri Number 20 of 2018 and is carried out in a participatory, transparent and accountable manner, including in terms of document adjustments to regulations. Obstacles such as delays in proposals can be overcome through coordination with village officials. However, it was found that there were duplicate tasks due to limited human resources in Pakisari village, where the preparation of the RPJMDes and RKPDes was mostly carried out by the Head of Finance. This finding shows that village governance is running well, but in terms of the division of tasks and effectiveness it still needs to be strengthened further. The limitation of this research lies in the fact that the object studied in this research only focuses on one village so the results cannot be generalized. Further studies can be carried out in other villages to provide results and a broader picture regarding the implementation of village financial planning
Mengungkap Efektivitas Pengelolaan APBDes melaluiPendekatan Mixed Methods: Studi Kasus Desa KemuningsariLor, Kecamatan Panti 1mam_saifu-1 anwar; Dwi Wahid Fitrianto; Eka Denta Permana; Muhammad Nisfar Ramdani; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/e3f95d28

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) merupakan instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan APBDes di DesaKemuningsari Lor dengan menelaah keselarasan antara perencanaan anggaran, realisasibelanja, dan efektivitas pengawasan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhikeberhasilannya dan hambatan-hambatannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah pendekatan campuran (mixed methods). Data diperoleh melalui analisis dokumenanggaran dan wawancara dengan pejabat desa serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa pengelolaan APBDes efektif, namun belum optimal. Tantangan yangdihadapi meliputi pemahaman yang terbatas mengenai proses penganggaran di kalanganpejabat, lemahnya pemantauan dan evaluasi penggunaan anggaran, serta rendahnya partisipasimasyarakat dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan temuan ini, penelitian inimerekomendasikan peningkatan kapasitas pejabat desa dalam pengelolaan keuangan,penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keuangan yang lebih terbuka, sertapeningkatan keterlibatan masyarakat dalam musyawarah dan pengawasan APBDes.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah desa danpemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan APBDesguna mendorong pembangunan desa. 
Sosialisasi Penggunaan Platform Digital Bank Produk Desa sebagai Media Pemasaran dan Pelaporan Akuntansi Hijau bagi UMKM Karangpring Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Ponti Primastuti Aulia Nugrahaeni
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.710

Abstract

UMKM di Desa Karangpring yang bergerak di sektor batik, bunga mawar, dan kopi menghadapi keterbatasan akses pasar dan rendahnya literasi digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital Bank Produk Desa sebagai media pemasaran dan pelaporan akuntansi hijau. Sebagai tindak lanjut dari penelitian pengembangan model Bank Produk Desa berbasis akuntansi hijau, tim pengabdian Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan sosialisasi penggunaan platform digital www.bankprodukkarangpring.com kepada pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini melibatkan 10 peserta pelaku UMKM utama desa dan dilaksanakan melalui demonstrasi langsung yang mencakup fitur etalase produk dan dashboard akuntansi hijau. Pemantauan dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung dan analisis data aktivitas website pascasosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami fitur pemasaran produk, sementara fitur akuntansi hijau memerlukan pendampingan lanjutan karena berkaitan dengan literasi pencatatan lingkungan yang masih perlu ditingkatkan. Para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan akun dan mulai menggunakan platform secara mandiri. Kegiatan ini menjadi Langkah awal strategis dalam membangun ekosistem digital UMKM desa yang berkelanjutan dan berpotensi membuka akses green financing bagi pelaku usaha lokal.
Integrasi Bank Sampah dan Bank Pangan dalam Model Ekonomi Sirkular Siska Aprilia Oktaviani; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9849

Abstract

Pemborosan pangan merupakan tantangan signifikan dalam sistem pangan global, termasuk di Indonesia, yang berdampak pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengem bangkan konsep bank pangan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip bank sampah dan bank pangan dalam kerangka ekonomi sirkular untuk mengurangi pemborosan pangan sekaligus memberdayak an masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi literatur terhadap 138 artikel ilmiah dari tahun 2004 – 2024, kemudian memetakan praktik terbaik, model bisnis, dan tan tangan dalam pengelolaan pemborosan pangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem daur ulang sampah makanan (bank sampah) dan redistribusi pangan layak konsumsi (bank pangan) dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, memberikan insentif ekonomi melalui sistem bagi hasil, serta memper kuat ketahanan pangan masyarakat. Model ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pe kerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan mo del terpadu yang menggabungkan mekanisme bank sampah dan bank pangan disertai sistem kuantifikasi mandfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara simultan, sebuah pendekatan yang belum banyak dikem bangkan dalam literatur sebelumnya. Konsep ini diharapkan menjadi solusi inovatif dan aplikatif dalam pengelolaan pemborosan pangan yang berkelanjutan.