Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengelolaan Keuangan Yang Efektif Sebagai Kunci Keberhasilan Realisasi Anggaran Dana Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah Tahun  2024 Amanda Dewi Arian; Anggun Aurellia Rahman; Revanda Marissa; Rafa Aditya Nur Rohmanita; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.105

Abstract

This study aims to analyze how finances are managed regarding the use of the 2024 Village Fund budget in Cangkring Village, Jenggawah District, Jember Regency. The focus of this study is to analyze the extent to which budget realization has been in accordance with the activity plans stated in the RKPDes and APBDes, because there are still several problems in adjusting between the plan and the actual use of the budget, such as delays in disbursement of funds caused by delays in the preparation of the plan. This study uses a qualitative approach with descriptive techniques. The main instrument of the study is direct research with documentation and interviews through competent people, namely the village treasurer as the head of finance, who was selected using a purposive sampling technique. The results of the study concluded that the process of managing Village Funds in Cangkring Village has been carried out in accordance with the stages stipulated in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 20 of 2018 concerning Village Financial Management, which includes planning, implementation, administration, reporting, and village financial accountability, and is carried out in a transparent, accountable, and participatory manner. Overall, the management and disbursement of the 2024 Village Fund in Cangkring Village has been quite effective and efficient, but still requires improvements in capacity, speed of fund disbursement, and optimization of the village financial information system
Analisis Partisipasi Pemerintah Desa Dalam Perencanaan dan Pengembangan Bumdes di Desa Sumberkalong Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Nita Elvita; Ririn Isnadewi; Rina Dwi Cahyati; Betty Dasilva; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.106

Abstract

Village development is part of national development that aims to improve the welfare of the community. One of the efforts to achieve this is through the establishment of Village-Owned Enterprises (BUMDes) as a forum for the independent management of local economic potential. In this process, the village government has an important role in the planning and development of BUMDes, starting from the formulation of vision and mission, identification of business potential, to the implementation of village economic programs. Careful planning and sustainable development are key to ensuring that BUMDes can promote economic independence and increase community income. The support, commitment, and ability of the village government to manage and involve the community are crucial to the success of BUMDes as a driving force for village development
Membedah Mekanisme Perencanaan Keuangan Desa:Antara Regulasi, Praktik Teknis, dan Realitas Lapangan di Desa Pakusari Ulfi Maratul Azizah; Vanisa Nia Nur Ramadhani; Fanesya Sintya Bella; Siti Anisa; Oryza Ardhiarisca; Prillinaya Yudhistira
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v1i4.107

Abstract

This research aims to analyze the financial management planning process of Pakusari Village and assess its conformity with the provisions of Minister of Home Affairs Regulation Number 20 of 2018 concerning Village Financial Management. This research uses qualitative methods with a case study approach. Data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation with the main informants, namely KAUR Finance and KAUR Pakusari Village Planning. The results of the research show that the financial management planning of Pakusari Village is in accordance with Permendagri Number 20 of 2018 and is carried out in a participatory, transparent and accountable manner, including in terms of document adjustments to regulations. Obstacles such as delays in proposals can be overcome through coordination with village officials. However, it was found that there were duplicate tasks due to limited human resources in Pakisari village, where the preparation of the RPJMDes and RKPDes was mostly carried out by the Head of Finance. This finding shows that village governance is running well, but in terms of the division of tasks and effectiveness it still needs to be strengthened further. The limitation of this research lies in the fact that the object studied in this research only focuses on one village so the results cannot be generalized. Further studies can be carried out in other villages to provide results and a broader picture regarding the implementation of village financial planning
Mengungkap Efektivitas Pengelolaan APBDes melaluiPendekatan Mixed Methods: Studi Kasus Desa KemuningsariLor, Kecamatan Panti 1mam_saifu-1 anwar; Dwi Wahid Fitrianto; Eka Denta Permana; Muhammad Nisfar Ramdani; Prillinaya Yudhistira; Oryza Ardhiarisca
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/e3f95d28

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) merupakan instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa serta pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan APBDes di DesaKemuningsari Lor dengan menelaah keselarasan antara perencanaan anggaran, realisasibelanja, dan efektivitas pengawasan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhikeberhasilannya dan hambatan-hambatannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah pendekatan campuran (mixed methods). Data diperoleh melalui analisis dokumenanggaran dan wawancara dengan pejabat desa serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa pengelolaan APBDes efektif, namun belum optimal. Tantangan yangdihadapi meliputi pemahaman yang terbatas mengenai proses penganggaran di kalanganpejabat, lemahnya pemantauan dan evaluasi penggunaan anggaran, serta rendahnya partisipasimasyarakat dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan temuan ini, penelitian inimerekomendasikan peningkatan kapasitas pejabat desa dalam pengelolaan keuangan,penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keuangan yang lebih terbuka, sertapeningkatan keterlibatan masyarakat dalam musyawarah dan pengawasan APBDes.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah desa danpemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan APBDesguna mendorong pembangunan desa. 
Sosialisasi Penggunaan Platform Digital Bank Produk Desa sebagai Media Pemasaran dan Pelaporan Akuntansi Hijau bagi UMKM Karangpring Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Ponti Primastuti Aulia Nugrahaeni
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.710

Abstract

UMKM di Desa Karangpring yang bergerak di sektor batik, bunga mawar, dan kopi menghadapi keterbatasan akses pasar dan rendahnya literasi digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital Bank Produk Desa sebagai media pemasaran dan pelaporan akuntansi hijau. Sebagai tindak lanjut dari penelitian pengembangan model Bank Produk Desa berbasis akuntansi hijau, tim pengabdian Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan sosialisasi penggunaan platform digital www.bankprodukkarangpring.com kepada pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini melibatkan 10 peserta pelaku UMKM utama desa dan dilaksanakan melalui demonstrasi langsung yang mencakup fitur etalase produk dan dashboard akuntansi hijau. Pemantauan dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung dan analisis data aktivitas website pascasosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami fitur pemasaran produk, sementara fitur akuntansi hijau memerlukan pendampingan lanjutan karena berkaitan dengan literasi pencatatan lingkungan yang masih perlu ditingkatkan. Para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan akun dan mulai menggunakan platform secara mandiri. Kegiatan ini menjadi Langkah awal strategis dalam membangun ekosistem digital UMKM desa yang berkelanjutan dan berpotensi membuka akses green financing bagi pelaku usaha lokal.
Integrasi Bank Sampah dan Bank Pangan dalam Model Ekonomi Sirkular Siska Aprilia Oktaviani; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v13i2.9849

Abstract

Pemborosan pangan merupakan tantangan signifikan dalam sistem pangan global, termasuk di Indonesia, yang berdampak pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengem bangkan konsep bank pangan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip bank sampah dan bank pangan dalam kerangka ekonomi sirkular untuk mengurangi pemborosan pangan sekaligus memberdayak an masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi literatur terhadap 138 artikel ilmiah dari tahun 2004 – 2024, kemudian memetakan praktik terbaik, model bisnis, dan tan tangan dalam pengelolaan pemborosan pangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem daur ulang sampah makanan (bank sampah) dan redistribusi pangan layak konsumsi (bank pangan) dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, memberikan insentif ekonomi melalui sistem bagi hasil, serta memper kuat ketahanan pangan masyarakat. Model ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pe kerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan mo del terpadu yang menggabungkan mekanisme bank sampah dan bank pangan disertai sistem kuantifikasi mandfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara simultan, sebuah pendekatan yang belum banyak dikem bangkan dalam literatur sebelumnya. Konsep ini diharapkan menjadi solusi inovatif dan aplikatif dalam pengelolaan pemborosan pangan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Pemasaran Produk Pangan BUMDes Lancar Jaya Melalui Pemanfaatan Media Digital Endro Sugiartono; Arisona Ahmad; Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Enrico Indra Budianto; Galih Dwi Premasanam
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10870

Abstract

BUMDes Lancar Jaya di Desa Seputih, Kabupaten Jember, memiliki potensi komoditas strategis berupa padi, jagung, dan kopi. Namun, optimalisasi potensi tersebut terhambat oleh pola pemasaran konvensional yang terbatas pada lingkup lokal serta minimnya kompetensi digital sumber daya manusia (SDM). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memodernisasi sistem pemasaran BUMDes melalui transformasi digital guna memperluas akses pasar. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan pemetaan aset, perancangan sistem, dan peningkatan kompetensi. Hasil kegiatan ini mencakup tiga capaian utama. Pertama, tersedianya infrastruktur digital berupa website resmi yang berfungsi sebagai katalog produk terpusat dengan fitur integrasi WhatsApp untuk kemudahan transaksi. Kedua, peningkatan kompetensi teknis pengurus dalam manajemen operasional website dan penulisan promosi) dasar melalui pelatihan intensif. Ketiga, terbentuknya kemandirian operasional yang ditandai dengan standardisasi pelayanan pelanggan dan serah terima penuh hak akses pengelolaan sistem kepada pengurus. Program ini berhasil meletakkan fondasi digitalisasi yang memungkinkan BUMDes mengelola pemasaran secara mandiri dan berkelanjutan.
Green Footprint Through the Development of a Sustainability Reporting Concept for Karangpring Village Siska Aprilia Oktaviani; Fitriya Andriyani; Oryza Ardhiarisca; Prillinaya Yudhistira; Berlina Yudha Pratiwi; Dessy Putri Andini
Journal of Accounting, Business and Management (JABM) Vol 33 No 1 (2026): April
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jabminternational.v33i1.1604

Abstract

This study aims to examine the integration of field findings based on UI green city metric indicators and green accounting approaches in the development of village sustainability reporting. This study was conducted in Karangpring village, Jember district, which is a case study village with abundant natural resources and strong local sustainability initiatives. A qualitative case study method was used, employing data collection techniques such as in-depth interviews, field observations, and document analysis. The results of the study show that Karangpring village has implemented various sustainable practices in terms of spatial planning, water management, mobility, waste management, energy, and village governance. However, these efforts have not been fully documented in a structured, accounting-based reporting system. By applying a green accounting approach, this study developed a green village financial report format consisting of a green balance sheet, an environment-based budget realization report, and notes to the green financial statements. This reporting format aims to improve transparency and accountability, as well as support evidence-based environmental policy formulation at the village level. This study contributes to the development of integrated and applicable village sustainability reporting, and opens up opportunities for regulation and digitization of environmental reporting at the local government level.
Peningkatan Kapasitas UMKM Trend Salon Dito Melalui Implementasi Laporan Keuangan dan Strategi Digital Marketing: Enhancing the Capacity of Trend Salon Dito MSMEs Through the Implementation of Financial Reports and Digital Marketing Strategies Candra Pramula Pinandita; Siska Aprilia Oktaviani; Sugeng Hartanto; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Prillinaya Yudhistira
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.9105

Abstract

Pogram ini  bertujuan untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM Trend Salon Dito, yaitu minimnya struktur pencatatan keuangan dan belum optimalnya pemanfaatan digital untuk pemasaran. UMKM ini berlokasi di JL Gajah Mada IV No 9, RT.03 RW.021, Kampung Kebon, Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, Kabupaten Jember, dan bergerak di bidang jasa salon. Metode palaksanaan Program mulai Survei lokasi dan koordinasi mitra pelaksanaan Program, Sosialisasi Praktik Pengelolaan Keuangan dalam Pemasaran Berkelanjutan, Pelatihan Praktik Manajemen Keuangan dalam Pemasaran Berkelanjutan, Monitoring dan evaluasi penggunaan prakik pertanian berkelanjutan. Hasil ini ditunjukkan dengan kemampuan mitra dalam menyusun Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas bulanan secara mandiri, menggantukan sistem pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan. Kemampuan ini menjadi landasan kuat bagi pemilik usaha untuk mengambil keputusan uang lebih informatif dan terukur. Dampak dari pelatihan ini terlihat langsung pada peningkatan aktivitas digital UMKM. Sebelum pelatihan, unggahan konten yang lebih profesional, informatif dan konsisten, berfokus pada portofolio hasil kerja dan promo musiman. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuan untuk meningkatkankapasitas operasional dan daya saing UMKM Trend Salon Dito. Keberhasilan mitra dalam mengadopsii dan melakukan praktik penyusunan laporan keuangan dengan Microsoft Excel dan implementasi strategi digital marketing menjadi indikator utama keberhasilan program ini.
Penggunaan Variety Show Korea sebagai Media Pembelajaran Interaktif: Studi Kasus Akuntansi Keperilakuan pada Simulasi Pasar Modal dalam Running Man Episode 543 Siska Aprilia Oktaviani; Prillinaya Yudhistira; Endro Sugiartono
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/iakp.v6.i1.465

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of using episode 543 of the Korean variety show Running Man as an interactive learning media in the Financial Management course. This popular media-based approach is used to improve students' understanding of capital market concepts and behavioral accounting principles, such as loss aversion, overconfidence, herd behavior, and anchoring bias in investment decision making. The method used in this research is descriptive quantitative, with data collection through written assignments and student perception questionnaires. The results showed that the use of this media was able to attract student interest in learning and facilitate understanding of the concept of financial behavior in the context of capital market simulations. Students are not only able to describe stock price fluctuations well, but also able to analyze the dynamics of investor behavior based on the scenes shown in the show. The findings indicate that the integration of popular entertainment media as a learning tool can be an innovative strategy in teaching complex topics in finance and accounting. In addition, this approach also encourages active student engagement and builds a more contextualized understanding of the dynamic and psychological nature of capital market phenomena.