Abdul Hamid Bachtiar
Universitas Wisnuwardhana Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring the Impact of Discovery Learning and Self-Efficacy on Students' Critical Thinking Skills Abdul Hamid Bachtiar; Nukhan Wicaksana Pribadi; Fitria Khasanah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7134

Abstract

Critical thinking is a crucial skill for academic and lifelong success, requiring educational strategies that actively engage students. The Discovery Learning model, rooted in constructivist theory, has been widely recognized for promoting higher-order thinking. This study investigates the effects of the Discovery Learning model and students’ self-efficacy on critical thinking skills, including the interaction between these variables. A quasi-experimental design was employed involving 60 first-semester students from the Indonesian Language Department. Participants were assigned to either an experimental group (Discovery Learning) or a control group (Problem-Based Learning). Self-efficacy levels were measured using a validated questionnaire, while critical thinking was assessed through a standardized test. Data were analyzed using two-way Analysis of Variance (ANOVA). The results showed that the Discovery Learning model significantly improved students’ critical thinking skills (F = 27.409, p 0.001). Self-efficacy also had a significant main effect on critical thinking performance (F = 46.780, p = 0.010). Additionally, a significant interaction was found between the instructional model and self-efficacy (F = 5.187, p = 0.027), indicating that the impact of Discovery Learning was stronger among students with higher self-efficacy. These findings highlight the combined importance of instructional strategies and learner beliefs. Discovery Learning not only enhances critical thinking but also synergizes with self-efficacy to optimize student performance. Educators are encouraged to implement learner-centered approaches that foster both cognitive skills and student confidence.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN CERDAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PENJUMLAHAN Maria Relis Rambu Wada; Abdul Hamid Bachtiar; Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan sistem pembelajaran cerdas sebagai inovasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System (ITS) pada materi penjumlahan pecahan serta mengetahui kelayakan media yang dikembangkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi produk, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Katolik Wignya Mandala. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons peserta didik, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis sistem pembelajaran cerdas memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli serta praktis digunakan dalam pembelajaran. Media yang dikembangkan mampu memberikan umpan balik secara langsung, membantu siswa belajar sesuai kemampuan masing-masing, serta meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan pecahan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika pada jenjang sekolah menengah pertama.