Dhidik Joko Purnomo
Universitas PGRI Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Trigonometric Critical Thinking Through Innovative Learning: A Design Thinking Approach Dhidik Joko Purnomo; Ida Dwijayanti; Aryo Andri Nugroho
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6891

Abstract

This study aims to identify alternative solutions for enhancing students' critical thinking skills in mathematics, taking into account the needs of students and teachers, as well as developments in science, technology, and future educational demands. A design thinking approach was adopted, following five key stages: empathize, define, ideate (including meta-analysis), prototype, and test. The research involved 90 tenth-grade students and 8 mathematics teachers from three schools: SMAN 1 Semarang, SMAN 5 Semarang, and SMAN 14 Semarang. Data were collected through observations, questionnaires, and interviews. The findings reveal three innovative learning strategies that can effectively foster critical thinking in mathematics education: the development of differentiated project-based learning (PBL) grounded in TPACK and supported by Articulate Storyline; the use of Jejak Timur Media, assisted by the Math City Map; and the implementation of differentiated PBL activities that integrate the Jejak Timur Math City Map. These innovations, developed through the design thinking process, demonstrate the potential of integrating technology and student-centered learning models to improve critical thinking outcomes. The study concludes that applying the design thinking framework to the development of mathematics instruction offers effective and adaptable strategies to meet the evolving challenges of education and promote essential 21st-century skills.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN "JEJAK TIMUR" BERBASIS CAGAR BUDAYA SMAN 1 SEMARANG UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ida Dwijayanti; Aryo Andri Nugroho; Dhidik Joko Purnomo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14282

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kemampuan berpikir kritis siswa rendah yang ditandai diantaranya kesulitan memahami informasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengaitkan konsep abstrak dengan konteks nyata. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi media pembelajaran inovatif berorientasi pada kebutuhan siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Jejak Timur berbasis Cagar Budaya SMAN 1 Semarang dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) terintegrasi dengan pendekatan Design Thinking (Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test). Penelitian ini melibatkan 90 siswa  dan 8 guru matematika dari SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 14 sebagai responden kebutuhan siswa dan guru. Selanjutnya penelitian difokuskan di SMAN 1 Semarang kelas X.04 sebagai eksperimen dan kelas X.05 sebagai kontrol. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan tes. Efektivitas produk diukur melalui tes kemampuan berpikir kritis yang kemudian dianalisis dengan ui t. Hasil penelitian pengembangan media jejak timur sebagai berikut: (1) hasil uji validasi didapatkan rata-rata kelayakan seluruh aspek media lebih dari 90%, dinilai sangat valid; (2) hasil uji kepraktisan sebesar 89,25% dengan kategori sangat praktis; (3) hasil uji efektivitas media dengan analisis uji-t dua pihak memperlihatkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 77,22 dan kelas kontrol sebesar 70,36. Untuk nilai uji t dengan Sig. (2-tailed) = 0,044 < 0,05. Uji N-Gain rata-rata peningkatan kelas eksperimen sebesar 0,61. Dengan demikian media Jejak Timur berbasis cagar budaya SMAN 1 Semarang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa.