Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Business Plan Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan Usaha Mebel Dalam Perspektif Ekonomi Islam Rahmad Faisal; Herman Joni Z; Resma Fajri
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan bisnis (business plan) merupakan instrumen penting dalam mengarahkan dan mengendalikan aktivitas usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan business plan serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan penjualan usaha mebel Salman Perabot ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pimpinan dan karyawan usaha mebel Salman Perabot di Kabupaten Kampar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan business plan pada usaha mebel Salman Perabot mencakup perencanaan aspek keuangan, pemasaran, operasional, dan sumber daya manusia yang dijalankan secara terpadu. Implementasi business plan tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan, baik dari segi volume maupun nilai penjualan, terutama melalui pesanan individu dan proyek. Selain itu, penerapan business plan juga membantu perusahaan dalam menjaga kualitas produk, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat kepercayaan konsumen. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, penerapan business plan pada usaha mebel Salman Perabot telah selaras dengan prinsip-prinsip syariah, seperti tauhid, keadilan, keseimbangan, kehendak bebas, dan tanggung jawab. Prinsip-prinsip tersebut tercermin dalam praktik kejujuran kepada konsumen, penetapan harga yang adil, pemberian upah sesuai kesepakatan, serta tanggung jawab terhadap kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian pesanan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan business plan tidak hanya efektif dalam meningkatkan penjualan, tetapi juga relevan dan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam dalam mendukung keberlanjutan usaha.
Pengaruh Profesionalisme, Disiplin Pegawai dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar Rahmad Faisal; Zulher Zulher; Kasmawati Kasmawati; Yulizar Baharudin
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profesionalisme, disiplin pegawai, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar beserta perangkat desa se-Kecamatan Rumbio Jaya yang berjumlah 76 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh, jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Profesionalisme (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t hitung 2,143 > t tabel 1,666; sig. 0,036 < 0,05); (2) Disiplin pegawai (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t hitung 1,832 > t tabel 1,666; sig. 0,041 < 0,05); (3) Kepemimpinan (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t hitung 3,111 > t tabel 1,666; sig. 0,003 < 0,05); (4) Secara simultan, profesionalisme, disiplin pegawai, dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F hitung 7,745 > F tabel 2,37; sig. 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,244 menunjukkan bahwa 24,4% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh profesionalisme, disiplin pegawai, dan kepemimpinan, sedangkan 75,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini