Hipertermia merupakan kondisi di mana suhu tubuh melebihi batas normal akibat peningkatan aktivitas pusat pengatur suhu di hipotalamus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asuhan keperawatan melalui penerapan rendam kaki dengan air hangat untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien dengan hipertermia, khususnya pada anak-anak. Berdasarkan data dari observasi di RSUD Arifin Achmad, terdapat 4 pasien yang mengalami demam dengan berbagai diagnosis medis yang berbeda selama periode 11-12 November 2024. Penelitian ini menggunakan metode Evidence-Based Practice (EBP) dengan intervensi selama 15 menit, di mana suhu tubuh pasien diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan bahwa setelah penerapan terapi, pasien An. M mengalami penurunan suhu dari 38,8°C menjadi 38,0°C (penurunan 0,8°C), sedangkan An. R mengalami penurunan dari 38,0°C menjadi 37,3°C (penurunan 0,7°C). Penerapan rendam kaki dengan air hangat terbukti efektif dalam menurunkan suhu tubuh pasien dengan hipertermia, yang mendukung pentingnya asuhan keperawatan ini dalam praktik klinis. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya informasi dan pengetahuan perawat serta memberikan dasar untuk tindakan aplikatif dalam penatalaksanaan pasien dengan hipertermia. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan efektif terhadap pasien anak yang mengalami hipertermia.