Debi Setiawati
Universitas Insan Budi Utomo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Kesetaraaan Gender Pada Buku Teks Sejarah Kelas X SMA Kurikulum 2013 Debi Setiawati; Fadila Maulidiah; Andrianto Andrianto
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.24

Abstract

Perempuan memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dari masa ke masa. Mereka berjuang dengan memajukan status perempuan pribumi di bidang politik, sosial, ekonomi dan budaya. Bentuk perjuangan mereka dilakukan dengan melawan penjajah, memperjuangkan kesetaraan, mendirikan surat kabar, membentuk organisasi perempuan Indonesia dan memajukan pendidikan perempuan pribumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai kesetaraan gender dalam buku pelajaran sejarah kelas X SMA kurikulum 2013. Jenis penelitian ini menggunakan Kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan sumber primer berupa buku teks sejarah kelas X kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud, sedangkan sumber sekunder menggunakan buku, artikel jurnal, laporan penelitian. Kemudian dianalisis dengan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kesetaraan gender sudah tampak dalam kegiatan di sektor publik. Namun, masih sangat minim baik dalam gambar maupun konten teks serta narasi yang disajikan belum mendalam. Apresiasi dan capaian perjuangan perempuan dalam organisasi politik masih belum terlihat dan masih sedikit tokoh perempuan yang berperan dalam proses perjuangan bangsa serta belum ada nilai relevansi yang dapat dikaitkan dengan kondisi peran perempuan Indonesia saat ini.
Kesetaraan Gender untuk Menghadirkan “Ordinary People” dalam Narasi Buku Teks Sejarah SMA Debi Setiawati; Fatmawati Fatmawati; Faisal Kurniawan
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 3 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i3.826

Abstract

Analisis kritis terhadap dinamika historiografi dalam buku teks sejarah Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dari era Orde Baru ke masa Reformasi. Pada masa Reformasi membawa revisi dan dekonstruksi narasi-narasi mengarah pada representasi sejarah yang lebih beragam dan inklusif, yang disesuaikan dengan kebutuhan sosial dan politik yang berubah. Untuk itu narasi berupa kesetaraan gender dengan menghadirkan tokoh – tokoh perempuan dari kelompok bawah dalam sejarah dengan menampilkan ordinary people dapat menambah wawasan siswa menjadi lebih luas. Metode yang digunakan berupa analisis deskriptif dengan pendekatan content Literatur. Sumber pustaka yang digunakan berupa buku, jurnal dan prosiding yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan multidimensional. Pengembangan buku teks sejarah yang berfokus pada masyarakat awam dan berperspektif gender dapat meningkatkan literasi sejarah dengan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, empati, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap proses sejarah. Hal ini dapat mendorong siswa dapat memahami narasi dari berbagai perspektif yang berbeda, dan mengenali peran individu serta kelompok dalam membentuk sejarah, sehingga dapat menjadikan pembelajaran sejarah lebih relevan dan menarik
Pendidikan Kesetaraan Gender dalam Menghapus Pelecehan Seksual dan Stereotip Perempuan di Sekolah Fatmawati Fatmawati; Debi Setiawati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 2 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i2.2002

Abstract

Kesetaraan gender menjadi satu hal krusial pada saat ini dan menjadi isu sosial dalam masyarakat yang perlu untuk disikapi. Pemberitaan dalam surat kabar maupun media sosial setiap hari ada banyak kasus- kasus pelecehan maupun diskriminasi terhadap perempuan, baik usia anak sekolah maupun dewasa. Anak – anak perempuan dalam usia sekolah telah menjadi korban pelecehan seksual orang – orang terdekatnya seperti guru, teman dekatnya, saudara, orangtuanya. Hal tersebut dikarenakan belum adanya kesadaran gender dalam Masyarakat, untuk itu Pendidikan kesetaraan gender penting dikenalkan sejak dini melalui pembelajaran dan pembiasaan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif , yang bertujuan untuk menggambarkan dan menyajikan data secara terperinci sehingga mudah untuk dipahami. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Peran Pendidikan kesetaraan gender di sekolah sangat penting dalam membangun masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Untuk itu peran guru di sekolah sangat penting dalam mengimplementasikan pendidikan kesetaraan gender agar siswa memiliki kesadaran yang tinggi akan kesetaraan gender. Dengan demikian berbagai tindakan dan perilaku pelecehan seksual serta stereotipe gender di sekolah tidak akan terjadi. sehingga siswa dapat memiliki lingkungan belajar yang aman dan nyaman serta ramah anak