Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Penerapan Emis (Education Management Informations System) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser Fujiannor Rahman; Sait abdullah; Darmanto
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol. 13 No. 2 (2025): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v13i2.15377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS) dalam konteks inovasi berkelanjutan di lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren dan madrasah di bawah Kementerian Agama. EMIS dirancang untuk meningkatkan efisiensi manajemen data pendidikanoleh karena itu keberlanjutannya memerlukan inovasi adaptif yang memenuhi kebutuhan pengguna di tingkat institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang implementasi dan dampak inovasi EMIS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan pengambilan sampel purposif dari informan, termasuk pengelola pesantren, perwakilan madrasah, dan pejabat Kementerian Agama. Temuan menunjukkan bahwa inovasi EMIS secara signifikan berkontribusi pada tata kelola data pendidikan. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal sosialisasi, pelatihan pengguna, dan keterbatasan infrastruktur. Dalam kerangka inovasi berkelanjutan, studi ini menyoroti pentingnya mengembangkan fitur adaptif dan responsif yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi Kementerian Agama dan pengelola pendidikan Islam untuk memperkuat implementasi EMIS, sehingga meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan keberlanjutan manajemen pendidikan berbasis teknologi.
DAMPAK PENYETARAAN JABATAN TERHADAP MOTIVASI PEGAWAI DI KANTOR REGIONAL III BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA BANDUNG Juhendi, Hendi; Arundina Dijah Retno Pratiwi; Sait Abdullah
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6, No. 1, Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v6i1.118

Abstract

Bureaucratic reform, which is realized through a policy of simplifying organizational structures by equalizing positions from structural to functional, aims to optimize the effectiveness, efficiency and quality of public services. This research applies qualitative methods as an analytical framework. This research aims to describe and carry out an in-depth analysis of the phenomenon that is the object of study, namely employee motivation after the equalization of supervisory positions at the BKN Bandung Regional Office III. The findings of the motivational analysis of existence needs show that equalization of positions has caused changes in working conditions which are felt to decrease, especially in the material and facility aspects. Findings regarding the kinship needs of employees at Regional Office III BKN show a tendency to work individually, the loss of symbolic attributes from structural positions, and a reduction in structured communication patterns. There are still gaps in the need for growth in the career development system, transparency of training access and reward mechanisms. The conclusion of this research confirms that employee motivation after equalization of positions at Regional Office III BKN Bandung is influenced primarily by existence needs that have not been fully met. Compensation factors, facilities and work environment are fundamental aspects, while the relationship and growth dimensions still require strengthening so that optimal motivation is achieved.