This Author published in this journals
All Journal Jurnal Simetris
supriyanto, adolf asih
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SUHU DAN WAKTU ANIL TERHADAP TEKSTUR PADUAN Al TIPE 2024 supriyanto, adolf asih
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.766 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.824

Abstract

Telah dilakukan pengamatan pengaruh suhu dan waktu anil terhadap tekstur paduan Al tipe 2024. Pada penelitian ini digunakan paduan Al tipe 2024 dalam bentuk serbuk tanpa dianil dan 6 buah kubus dengan ukuran 8´8´8 mm3  yang dianil pada suhu 200oC dan 400oC masing-masing selama 1, 5 dan 20 jam. Pengukuran tekstur dilakukan menggunakan difraksi sinar-X dengan panjang gelombang 1,78892 Å memakai metode gambar kutub invers. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tekstur paduan Al tipe 2024 berubah dengan meningkatnya suhu anil dan lamanya anil.
PENGARUH WAKTU PEMADUAN BAGI TEKNIK PEMADUAN MEKANIK TERHADAP KEKERASAN PADUAN Al-10%beratTi Supriyanto, Adolf Asih
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.765 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.2001

Abstract

Pengaruh waktu pemaduan terhadap ukuran partikel dan kekerasan jasad hijau paduan Al-10%beratTi telah dilakukan dengan menggunakan teknik pemaduan mekanik. Plenetari model Fritsch Pulverisette-5 dengan kecepatan 360 putaran per menit dan bola stainless steel berdiameter 15 mm digunakan sebagai alat pemaduan. Asam stearik digunakan sebagai bahan mengawal proses selama proses pemaduan. Serbuk aluminium dan titanium dengan komposisi Al-10%beratTi, asam stearik dan bola stainless steel dimasukkan kedalam Plenetari model Fritsch Pulverisette-5 dalam persekitaran gar argon. Rasio berat bola stainless steel terhadap berat serbuk adalah 20 : 1. Waktu pemaduan adalah 2, 5, 10, 15, 20 dan 30 jam dengan waktu istirahat selama 30 menit setiap 2,5 jam pemaduan untuk menghindari peningkatan suhu yang mendadak. Perubahan struktur dan morfologi serbuk selama proses pemaduan diamati menggunakan XRD, SEM dan EDX, sedangkan uji mikrokekerasan digunakan Vickers. Hasil yang diperoleh menggunakan XRD menunjukan bahwa puncak-puncak titanium semakin menghilang dengan bertambahnya waktu pemaduan, yang menujukkan bahwa telah terbentuk proses pemaduan dimana atom titanium masuk ke dalam matrik aluminium. Hasil SEM menunjukkan bahwa ukuran partikel Al-10%beratTi semakin berkurang dengan bertambahnya waktu pemaduan. Hasil EDX menunjukkan bahwa serbuk yang dihasilkan adalah paduan biner Al-Ti. Hasil uji mikrokekerasan menunjukkan bahwa kekerasan semakin meningkat dengan bertambahnya waktu pemaduan.