Nazha Virani Shopian
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Nazha Virani Shopian
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.6790

Abstract

Peningkatan kompetensi guru merupakan pilar utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mengarahkan, membimbing, dan memfasilitasi proses peningkatan kompetensi guru baik dalam aspek pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi kepemimpinan transformasional, supervisi akademik, pelatihan profesional, pemberian motivasi, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam praktik kepemimpinan. Faktor pendukung keberhasilan strategi antara lain kepemimpinan inspiratif, komunikasi terbuka, dan ketersediaan sarana pelatihan, sementara kendala yang dihadapi mencakup rendahnya motivasi guru, keterbatasan fasilitas, dan supervisi yang tidak berkesinambungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan yang efektif dan berorientasi pada nilai Islami mampu membentuk budaya kerja positif, meningkatkan kualitas guru, serta memberikan dampak pada peningkatan mutu pembelajaran dan karakter peserta didik.
Gender Equality Education for Women in the Modern Era from the Perspective of the Qur'an Nazha Virani Shopian; Tulus Musthafa
Al-Fadlan: Journal of Islamic Education and Teaching Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/fadlan.v4i1.105

Abstract

This study aims to examine gender equality in education for women in the modern era from the perspective of the Qur'an. Amidst the advancement of the times and growing awareness of the importance of equal access to education, women now have greater opportunities to participate in the field of education. However, reality shows that challenges still persist, especially in areas that strongly uphold patriarchal norms. In Islam, the Qur'an places great emphasis on the importance of education without discriminating based on gender. Using a qualitative method and a library research approach, this study analyzes Qur'anic verses that emphasize the principles of justice, equality, and human dignity in the pursuit of knowledge. The findings indicate that the Qur'an fully supports education for women and regards it as a fundamental human right. Gender equality in education, as reflected in Qur'anic teachings, is relevant to the current condition of women who are increasingly active in education and development. Therefore, integrating Qur'anic values into the modern education system is essential to realize a just, inclusive, and progressive society.
Dinamika Menghafal Al-Qur'an Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Tengah Tekanan Akademik: Studi Fenomenologi Nazha Virani Shopian; Mohamad Agung Rokhimawan; Asniyah Nailasariy
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i2.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijaga dalam menghafal Al-Qur'an di tengah tuntutan akademik, dengan membandingkan mahasiswa berlatar belakang pondok pesantren dan non-pondok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam mahasiswa yang dipilih secara purposive, terdiri atas tiga mahasiswa pondok dan tiga mahasiswa non-pondok. Analisis data dilakukan menggunakan model fenomenologi Creswell melalui proses transkripsi, pengkodean, pengelompokan tema, dan interpretasi makna pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pondok memaknai tahfidz sebagai kebutuhan spiritual yang telah menjadi kebiasaan hidup, sedangkan mahasiswa non-pondok memandangnya sebagai tanggung jawab akademik dan keagamaan. Hambatan utama yang dialami mahasiswa berasal dari faktor internal, seperti rasa malas, kurangnya konsistensi, dan kesulitan mengatur waktu. Muroja'ah menjadi strategi utama dalam menjaga hafalan. Selain itu, latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan tajwid, kualitas bacaan, dan konsistensi hafalan mahasiswa. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada motivasi, metode hafalan, atau stres akademik melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengungkap pengalaman hidup mahasiswa berdasarkan perbedaan latar belakang pendidikan menggunakan pendekatan fenomenologi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola program tahfidz di perguruan tinggi Islam dalam merancang pembinaan, pendampingan, dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif sesuai karakteristik mahasiswa.