Ahmad Nazar Fakhury
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Digital dalam Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam : Menjaga Nilai Spiritualitas di Tengah Inovasi Pembelajaran Hikmal Alfiyansyah; Ela Nurlela; Ahmad Nazar Fakhury; Opik Taupik Kurahman
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8418

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki etika digital yang terintegrasi dengan nilai moral dan profesionalisme keguruan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman, bentuk implementasi, dan tantangan etika digital dalam praktik profesional guru PAI di SDN 057 Bina Harapan Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap empat guru PAI, serta dokumentasi perangkat ajar dan komunikasi digital sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai etika digital sebagai akhlak profesional yang menuntut kehati-hatian, amanah, dan kesantunan dalam ruang digital. Implementasinya tampak melalui keteladanan digital, komunikasi daring yang etis, penyaringan konten, serta pembiasaan adab bermedia bagi peserta didik. Tantangan utama meliputi rendahnya literasi privasi siswa, ketidaksiapan orang tua dalam pendampingan digital, serta keterbatasan fasilitas dan kebijakan sekolah yang belum seragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme guru PAI di era digital bergantung pada integrasi literasi teknologi, etika bermedia, dan nilai spiritual Islam. Penguatan kolaborasi sekolah orang tua diperlukan untuk menciptakan budaya digital yang aman dan beradab.
Inquiry Learning as a Manifestation of Hadith Reception on Questioning in Islamic Religious Education Ela Nurlela; Inas Dhia Fauziah; Hikmal Alfiyansyah; Ahmad Nazar Fakhury; Maslani
Jurnal al-Thullab Vol 11 No 1 (2026): INPRESS-Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/atthulab.v11i2.54586

Abstract

Islamic Religious Education often relies on a one way teaching pattern that significantly limits student participation and questioning, despite the Islamic scholarly tradition highly valuing questioning as mandated in the hadith of the Prophet Muhammad. Therefore, this study aims to describe the practice of inquiry learning in Islamic Religious Education and analyze these pedagogical practices as a practical reception of the hadith regarding questioning. Utilizing a qualitative field study design, data were collected through classroom observations and in-depth interviews with teachers, which were subsequently analyzed using a living hadith perspective. The findings reveal that inquiry learning serves as a transformative mechanism, shifting the hadith on questioning from a mere normative text into a tangible cultural behavior of dialectical questioning within the classroom. Teachers effectively act as mediators who enliven the hadith’s mandate by facilitating problem-based stimuli and dialogue spaces. As a contribution, this study offers a practical pedagogical model for educators to seamlessly integrate fundamental Islamic scholarly values into daily teaching. Furthermore, the findings imply a critical need for a paradigm shift in religious education methodology, moving from dogmatic-reproductive transmission toward an inquiry-based framework to foster a dynamic learning environment.