This Author published in this journals
All Journal IIJSE
David Effendi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinants of Fraud Stars with Religiosity as a Moderation Variable Dwi Lestari; Lilis Ardini; David Effendi
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 1 (2024): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5045

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi berbagai faktor yang mempengaruhi kecenderungan kecurangan (fraud) dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan tidak berpengaruh terhadap kecenderungan fraud, baik tekanan finansial maupun non-finansial. Peluang memiliki pengaruh positif terhadap kecenderungan fraud, sehingga semakin kecil peluang terjadinya fraud, kecenderungan kecurangan dapat diminimalisir. Rasionalisasi dan kapabilitas juga berpengaruh positif terhadap kecenderungan fraud; semakin banyak alasan logis yang mendukung niat pelaku dan semakin tinggi kapabilitas individu, semakin besar dorongan untuk melakukan kecurangan. Ruang lingkup eksternal tidak berpengaruh terhadap kecenderungan fraud, menunjukkan bahwa regulasi, sanksi hukum, dan sanksi sosial yang kurang efektif tidak mampu mencegah kecurangan. Sebaliknya, ruang lingkup internal berpengaruh negatif terhadap kecenderungan fraud, di mana pengelolaan internal yang baik mampu mengurangi kecenderungan tersebut. Budaya organisasi dan religiusitas, kecuali dalam kaitannya dengan kapabilitas, tidak berpengaruh terhadap kecenderungan fraud. Religiusitas memoderasi secara negatif hubungan antara kapabilitas dan kecenderungan fraud, menunjukkan bahwa nilai religiusitas yang tinggi dapat mengurangi kecenderungan fraud meski individu memiliki kapabilitas tinggi. Namun, religiusitas tidak memoderasi pengaruh tekanan, peluang, rasionalisasi, ruang lingkup eksternal, ruang lingkup internal, dan budaya organisasi terhadap kecenderungan fraud.