Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN Ani Florida Ngete; Rara Intan Mutiara F
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 1 No. 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pewarna alami dapat menjadi alternatif dalam memberikan warna pada makanan olahan dan minuman agar terlihat lebih menarik khususnya bagi anak-anak. Selain itu, pewarna alami juga dapat memberikan manfaat kesehatan. Pewarna makanan alami banyak terdapat dalam tumbuhan antara lain, kunyit, wortel, ubi ungu, tomat, daun pandan suji, buah naga, bayam, bunga telang , rossela, bunga kembang sepatu. Bagian pigmen warna alami yang berpotensi digunakan sebagai pewarna alami yang banyak terdapat pada tumbuhan adalah klorofil, karotenoid dan antosianin. Tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa antosian salah satunya adalah kembang telang. Pigmen warna yang dihasikan bunga telang adalah, merah, ungu, biru , hijau dan kuning. Kembang telang tidak hanya memberikan warna yang menarik tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Manfaat antosianin yang terkandung dalam bunga telang adalah sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, penyakit penyumbatan pembuluh darah. Antosianin bekerja menghambat proses aterogenesis dengan mengoksidasi lemak jahat dalam tubuh, yaitu lipoprotein densitas rendah. Aterosklerosis adalah sebuah proses peradangan yang terjadi pada dinding pembuluh darah melalui beberapa fase.Penelitian terhadap adanya kandungan senyawa yang menghasilkan zat warna alami yang berasal dari tumbuhan sangat penting dilakukan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan secara baik dan tepat pengolahan pewarna alami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kata kunci: Bunga telang, Pewarna alami, Clitoria ternatea L, Antosianin, THE USE OF NATURAL COLOR AS AN EFFORT TO IMPROVE HEALTH QUALITY ABSTRACT Natural color can be an alternative in giving colors to processed foods and drinks to make them look more attractive especially to children. Apart from that, natural color can also provide health benefits. Many natural food coloring agents are found in plants, among others, turmeric, carrots, purple sweet potatoes, tomatoes, pandan suji leaves, dragon fruit, spinach, telang flowers, rossela, and hibiscus flowers. Parts of natural color pigments that have the potential to be used as natural color that are widely found in plants are chlorophyll, carotenoids and anthocyanins. One of the plants that contain anthocyan compounds is the telang flower. The color pigments produced by telang flowers are red, purple, blue, green and yellow. Flower telang not only provides an attractive color but also provides health benefits. The benefits of anthocyanins contained in telang flowers are as antioxidants in the body so that they can prevent atherosclerosis, a disease of blockage of blood vessels. Anthocyanins work to inhibit the atherogenesis process by oxidizing bad fats in the body, namely low density lipoproteins. Atherosclerosis is an inflammatory process that occurs in the walls of blood vessels through several phases. Research on the presence of compounds that produce natural color derived from plants is very important, so that people can make proper and appropriate use of natural color processing to meet their daily needs. Kata kunci: Bunga telang, Pewarna alami, Clitoria ternatea L, Antosianin,
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI DUKUH KERSAN DESA JATISOBO TAHUN 2020 Saka Suminar; Rara Intan Mutiara F
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 2 No. 1 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pola asuh adalah upaya memelihara, merawat, membimbing, membina dan mendidik anak-anaknya baik masih kecil hingga dewasa. Faktor yang mempengaruhi pola asuh pada orang tua dipengaruhi oleh pendidikan orang tua, lingkungan, suku, status perkawinan, pekerjaan, jumlah anak. Pola asuh yang salah dapat membentuk karakter diri yang negatif sehingga remaja cenderung akan melakukan Kenakalan remaja seperti seks bebas, minum-minuman keras, merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenakalan remaja di dukuh Kersan desa Jatisobo. Jenis dan rancangan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jumlah populasi 10 responden. Tehnik pengambilan sample dengan metode total sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univariate dan bivariate. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p sebesar 0,000 a ? 0,05, sehingga dinyatakan bahwa ada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenakalan remaja. Pola asuh orang tua yang salah dapat mengakibatkan dampak buruk tejadinya kenakalan remaja sehingga peran orang tua dalam membentuk kepribadian remaja sangat mempengaruhinya. Kata kunci : pola asuh orang tua, kenakalan remaja RELATIONSHIP BETWEEN PARENTS AND JUVENILE DELINQUENCY AT KERSAN JATISOBO VILLAGE IN 2020 ABSTRACT Parenting is the effort to nurture, care, guide, nurture and educate their children both as a child to adulthood. Factors affecting parenting patterns in the elderly are influenced by parent, ward, tribal, marital, occupational, number of children. Wrong pattern of foster can form a negative self-character so that teenagers tend to do juvenile delinquency such as free sex, drinking, smoking. Foster parenting is the effort to nurture, care, guide, nurture and educate their children both as a child to adulthood. Factors affecting parenting patterns in the elderly are influenced by parent, ward, tribal, marital, occupational, number of children. Wrong pattern of foster can form a negative self-character so that teenagers tend to do juvenile delinquency such as free sex, drinking, smoking. This study aims to determine the relationship of parenting parents with behavior of juvenile delinquency in Hamlet Kersan Jatisobo village. Type and design in this research is descriptive with population of 10 respondents. Sampling technique with total sampling method, data collection using questionnaire. Analysis in this research using univariate and bivariate analysis. Spearman Rank test results show p value of 0,000 a ? 0.05, so it is stated that there is a relationship parenting parents with behavior of juvenile delinquency. Parenting false parents who can cause a bad impact of juvenile delinquency so that the role of parents in shaping the personality of adolescents greatly affect it. Parental parenting, juvenile delinquencySpearman Rank test results show p value of 0,000 a ? 0.05, so it is stated that there is a relationship parenting parents with behavior of juvenile delinquency. Parenting false parents who can cause a bad impact of juvenile delinquency so that the role of parents in shaping the personality of adolescents greatly affect it. Keywords: parenting, juvenile delinquency