Siti Kasiyani
Tadris Bahasa Indonesia, UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Butir Soal Asesmen Sumatif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Siti Kasiyani; Siti Isnaniah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.21239

Abstract

Penyusunan soal ujian kerap dilakukan tanpa didahului oleh analisis yang komprehensif terhadap kualitas setiap butir soal. Akibatnya, banyak soal yang tidak mampu mengukur kemampuan siswa secara optimal. Dilaksanakannya penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji kualitas butir soal asesmen sumatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Batik Program Khusus Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak Anates versi 4 untuk menganalisis aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, serta efektivitas pengecoh. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 25 orang. Data yang dianalisis berupa 30 butir soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh beberapa kesimpulan: 1) sebanyak 53% butir soal termasuk dalam kategori valid, 2) koefisien reliabilitas menunjukkan nilai sebesar 0,72 yang menempatkan soal dalam kategori reliabel tinggi, 3) tingkat kesukaran sebagian besar soal berada pada level mudah hingga sangat mudah, 4) analisis daya pembeda menunjukkan bahwa 37% butir soal belum memiliki kemampuan membedakan peserta didik secara baik, 5) efektivitas pengecoh mengindikasikan bahwa sebagian besar opsi jawaban tidak berfungsi secara maksimal. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kualitas soal masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek daya pembeda dan efektivitas pengecoh, sehingga dapat dijadikan dasar dalam perbaikan penyusunan instrumen asesmen pada masa mendatang.