Sukamto Sukamto
RST Dr. Soetarto Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN DAN FAKTOR DOMINAN HAMBATAN LATIHAN FISIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Sukamto Sukamto; Diana Tri Lestari; Edi Wibowo Suwandi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2872

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit mengancam kesehatan dunia ditandai dengan peningkatan jumlah kadar gula dalam darah yang menjadi faktor mematikan dimasyarakat. Hal ini disebabkan karena gejala yang tinggi, komplikasi jangka panjang dan kurangnya latihan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor dominan hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta.Penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian diikuti oleh 42 responden yang menderita diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menyebar kuesioner Barries to being active quiz, Diaebetes self-management questionnaire dan fasilitas. Uji analisa data menggunakan Uji chi square dilanjutkan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian uji secara chi-square diketahui nilai p-value motivasi 0.0110.05 dan fasilitas 0.0170.05 serta uji secara regresi linear berganda diketahui bahwa nilai motivasi -0.589 artinya apabila motivasi meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.589 (58,9%) dan nilai fasilitas -0.542 artinya apabila fasilitas meningkat maka hambatan latihan fisik akan menurun sebesar 0.542 (54,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling dominan terhadap hambatan latihan fisik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RST dr. Soetarto Yogyakarta adalah Motivasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan informasi bagi penderita diabetes mellitus tipe 2.